Senin, 20/05/2024 - 12:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Nasabah Keluhkan ATM BSI Yang Kembali Berulah

Banda Aceh- Nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) mengeluh sebab layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mengalami gangguan di Banda Aceh, Kamis (21/3/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Seorang nasabah, Zulmasri mengatakan gangguan ATM BSI kembali terjadi dan menyebabkan ia tidak bisa melakukan penarikan tunai.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“ATM BSI kembali error, saya tidak bisa melakukan transaksi tarik tunai,” ungkap Zulmasri.

Sebagai nasabah, Zulmasri mengalami kendala akibat tidak bisa tarik tunai. Kendala terjadi saat ia melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) disalah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Banda Aceh yang tidak menerima pembayaran secara transfer maupun kartu kredit.

Berita Lainnya:
Kapolda Aceh Apresiasi Upaya Ditlantas Meminimalisir Laka Lantas

“Saya sedang isi bahan bakar, namun dikarenakan tidak bisa tarik tunai dan pihak SPBU tidak menerima pembayaran dengan lain. Sehingga istri saya harus mengantar uang tunai dari rumah,” ungkapnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pria yang telah menjadi nasabah sejak 2021 itu mengaku kerap mengalami kendala pada penarikan tunai melalui ATM. Zulmasri merasa pihak BSI perlu memberikan kompensasi kepada nasabah atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Sudah beberapa kali gangguan seperti ini dan menghambat nasabah melakukan transaksi. Perlu adanya kompensasi yang diberikan kepada nasabah karena hal seperti ini terus berulang,” ujarnya.

Berita Lainnya:
Pj Gubernur Aceh Jamin Tamu PON XXI Nyaman

Zulmasri berpendapat bahwa gedung BSI yang baru tidaklah menjadi tolak ukur kenyamanan dan kepercayaan nasabah, karena yang diharapkan oleh nasabah adalah pelayanan yang baik dan kemudahan akses dalam bertransaksi.

ADVERTISEMENTS

“Yang menjadi tolak ukur kenyaman dan kepercayaan bukanlah gedung yang megah, yang terpenting adalah kemudahan akses dalam transaksi dan pelayanan,” tutupnya.

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi