Sabtu, 25/05/2024 - 11:20 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

AS Desak Ukraina Hentikan Serangan ke Fasilitas Migas Rusia

Amerika Serikat (AS) mendesak Ukraina untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 MOSKOW — Surat kabar Financial Times mengungkap bahwa Amerika Serikat (AS) mendesak Ukraina untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia. Pasalnya, hal itu menimbulkan kekhawatiran bahwa serangan tersebut dapat menyebabkan meroketnya harga minyak global dan memicu pembalasan.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Washington terus-menerus memperingatkan para pejabat senior di dinas keamanan Ukraina dan direktorat intelijen militer negara itu atas serangan pesawat tak berawak yang “sangat berani” oleh Kiev yang menargetkan kilang, terminal, dan depot minyak di Rusia bagian barat.

Berita Lainnya:
AS Desak Cina dan Rusia tak Libatkan Kecerdasan Buatan dalam Urusan Senjata Nuklir

AS juga khawatir atas kemungkinan pembalasan Rusia dengan menargetkan infrastruktur energi yang diandalkan oleh Barat, termasuk jaringan pipa yang mengalirkan minyak dari Kazakhstan melalui Rusia, jika Ukraina terus berupaya menyerang fasilitas Rusia, kata laporan tersebut.

Ukraina dan Rusia telah saling melancarkan serangan drone di tengah konflik militer antara kedua negara.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Negara-Negara Eks Uni Soviet Peringati Hari Kemenangan ke-79 Perang Dunia

Menjelang pemilihan presiden Rusia yang berlangsung pada 15-17 Maret, Ukraina mengintensifkan serangan drone dan serangan lainnya terhadap Rusia, termasuk terhadap kilang minyak.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

 

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi