Minggu, 26/05/2024 - 18:55 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Fans BTS Bingung Agensi Hybe ‘Promosikan’ Akun Youtube Palsu V

JAKARTA — Salah satu penggemar BTS melalui komunitas daring populer mengungkapkan ketidakpuasannya atas iklan papan reklame terbaru yang mereka lihat di Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (21/3/2024). Para penggemar juga dibuat bingung setelah melihat agensi BTS, Hybe Labels, mempromosikan akun peniruan identitas salah satu anggota BTS, V. 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Selain itu, Hybe Labels membagikan iklan tersebut melalui akun X (sebelumnya Twitter) resmi mereka. Tindakan tersebut semakin menarik perhatian pada akun peniruan identitas tersebut. Dilansir laman Allkpop, Jumat (22/3/2024) papan reklame tersebut tersebut memperlihatkan foto-foto berbagai video pendek YouTube yang dibuat menggunakan single solo terbaru V, “FRI(END)S”.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Dalam foto tersebut juga disertakan akun YouTube yang juga membuat video shorts YouTube itu. Warganet yang membuat postingan komunitas daring tersebut menyebutkan akun YouTube tersebut sebenarnya adalah akun peniruan identitas yang telah dilaporkan oleh penggemar sebelumnya. Dia menjelaskan akun peniruan identitas tersebut menghancurkan topik V yang memiliki 2,2 juta pengikut. 

“Kami meminta agar dikembalikan tetapi diabaikan dan akun baru dibuat. Tak lama kemudian, akun V palsu dibuat. Jadi ketika Anda mencari V, akun palsu muncul di bagian atas. Para penggemar telah memprotes selama berhari-hari agar masalah ini diperbaiki,” ujar warganet tersebut. 

Berita Lainnya:
Polisi: Preman Pensiun Epi Kusnandar Ditangkap Bersama Rekannya

 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Penggemar tersebut melanjutkan, sekarang akun X resmi BTS mempromosikan akun palsu itu. Akun palsu V sebelumnya memiliki 800 pengikut, namun kini memiliki lebih dari 230 ribu pengikut dalam sehari. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Menurut penggemar itu, dia belum pernah melihat label yang mempromosikan akun palsu sebelumnya. “Terima kasih YouTube atas dukungannya! Buat video Shorts dengan “FRI(END)S” sekarang di #YouTubeShorts! ????https://youtube.com/source/HDMRTsPgSDU/shorts?si=IO4PaEeUX8ukdpCs #V #뷔 #V_FRIENDS #FRI_END_S,” tulis akun X resmi BTS, @bts_bighit.

Di sisi lain, para warganet Korea melontarkan komentar mereka. Di antaranya, “Bagaimana para penggemar bekerja lebih keras daripada labelnya”, “Mereka sangat buruk dalam bekerja”, “Aku sangat bosan dengan ini. Mengapa mereka tidak bisa bekerja dengan Baik?”, “Apa-apaan ini? Bagaimana mereka mempromosikan akun peniruan identitas seperti itu?”, dan “Berapa lama penggemar harus melakukan pekerjaan menggantikan label?”. 

ADVERTISEMENTS

Kemudian yang lainnya berkomentar, “Apakah ada anti-fan BTS di antara para karyawan?”, “Hybe tolong lakukan beberapa pekerjaan”, “(Akun) V secara resmi adalah akun peniruan identitas, saya tidak percaya label mempromosikan akun itu”, dan “Wow, ini kacau-balau.” 

ADVERTISEMENTS

Lagu “FRI(END)S” sendiri langsung memasuki tangga lagu iTunes di berbagai negara di seluruh dunia tak lama setelah dirilis secara global. Single itu menyapu tangga lagu global, memulai debutnya di peringkat pertama tangga lagu iTunes seluruh dunia dan Eropa. 

Berita Lainnya:
Peter Jackson Garap Film Baru The Lord of the Rings, Rencanakan Debut pada 2026

“FRI(END)S” mencapai peringkat pertama di tangga lagu teratas iTunes di lebih dari 90 negara termasuk Argentina, Australia, Kamboja, Kanada, Kolombia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, India, Jepang, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat (AS), dan banyak lagi. Dengan pencapaian itu, “FRI(END)S” menjadi lagu yang dirilis pada 2024 dengan peringkat pertama terbanyak di iTunes. 

 

v-bts-friends-rajai-chart-itunes-di-lebih-dari-90-negara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi