Senin, 20/05/2024 - 13:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Donald Trump Desak Israel Sudahi Agresi di Gaza

Donald Trump memegang sepatu kets emas Trump di Sneaker Con Philadelphia, Sabtu, (17/2/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

WASHINGTON — Donald Trump, mantan presiden AS dan kandidat Partai Republik dalam pemilu AS bulan November mendatang, telah memperingatkan Israel bahwa mereka kehilangan dukungan internasional. Trump pun menyerukan agar Israel harus segera “menyelesaikan” perangnya di Gaza.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Trump mengatakan, meskipun dia akan bereaksi dengan cara yang sama seperti Israel setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang dan lebih dari 200 orang disandera, ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri konflik tersebut.

Lebih dari 32 ribu warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak Israel mulai membombardir wilayah tersebut hampir enam bulan lalu. “Anda harus menyelesaikan perang Anda,” kata Trump kepada Israel Hayom dalam sebuah wawancara yang menurut surat kabar sayap kanan itu direkam pada akhir pekan. 

Berita Lainnya:
Kantornya Dibredel Israel, Aljazirah: Ini Tindakan Kriminal

Komentar Trump ini, dipublikasikan setelah Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk segera melakukan gencatan senjata. Keputusan tersebut disahkan setelah Washington memilih abstain dan tidak menggunakan hak vetonya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Tak menggubris resolusi DK PBB ini, Israel menyatakan akan tetap melanjutkan serangannya sampai Hamas hancur dan tawanan lainnya dibebaskan, dan ingin menyerang kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mengungsi. Rencana tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di AS.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Sipil Jadi Korban, Sekjen PBB Serukan Dunia Cegah Israel Jalankan Operasi Militer di Rafah

“Israel harus sangat berhati-hati, karena Anda kehilangan banyak wilayah di dunia, Anda kehilangan banyak dukungan,” kata Trump saat wawancara. Trump sendiri, selama ini sering menyebut dirinya sebagai pendukung Israel, merujuk pada keputusannya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem dan peran pemerintahannya dalam menengahi Perjanjian Abraham 2020, yang menjadikan negara-negara Arab termasuk Uni Emirat Arab dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel. Warga Palestina telah lama menentang kebijakan tersebut.

 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi