HARIANACEH.co.id|Langsa – PT Pembangunan Aceh (PEMA) dengan komit akan terus berinvestasi di Kota Langsa. Saat ini PT PEMA sudah berinvestasi di Kota Langsa dengan bekerjasama bersama PT Kota Langsa (PEKOLA) dalam Operasional Lifting Sulfur yang berada di Pelabuhan Kuala Langsa.
Humas PT PEMA, Cut Nanda Risma, mengatakan saat ini PT PEMA terus menggodok banyak strategi-strategi khusus demi menunjang perekonomian daerah salah satunya dengan berinvestasi di Kota Langsa.
“Dengan adanya investasi di Kota Langsa ini juga akan menambah income bagi daerah setempat serta juga akan membuka lapangan kerja,” katanya kepada Orinews, Jumat, 5 April 2024.
Cut Nanda mengatakan, selama ini PT PEMA terus berupaya memberikan kinerja yang terbaik bagi pembangunan Aceh. Kerjasama yang sudah terbangun di Kota Langsa juga sudah menunjukkan kontribusi aktif perusahaan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Aceh (PAA).
Lalu Cut Nanda menambahkan, proses perizinan penyimpanan Sulfur di Gudang dan stockpile di Pelabuhan Kuala Langsa sudah memenuhi aspek lingkungan dengan telah terbitnya Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL/UPL) dan SK persetujuan Pemantauan Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa serta Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai izin berusaha seusai dengan peraturan perundang-undangan.
“Kami sangat berkomitmen dengan investasi ini, dengan menjaga dan melindungi lingkungan sekitar. Investasi ini merupakan ikhtiar untuk memajukan Pelabuhan Kuala Langsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kota Langsa, semoga semua pihak dapat mendukung investasi ini untuk kemajuan Kota Langsa,” pungkasnya.
Selain untuk meningkatkan pendapatan, kerjasama ini juga mendorong serapan tenaga kerja lokal dan pemanfaatan infrastruktur publik seperti Pelabuhan Kuala Langsa sehingga dapat menggerakkan investasi daerah.
Hal senada juga disampaikan oleh Geuchik Gampong Kuala Langsa, Elissudin mengatakan geliat investasi di Pelabuhan Kota Langsa memang sangat menguntungkan warga setempat karena juga menyerap tenaga kerja lokal.
Warga Gampong Kuala Langsa, kata Elissudin, menyambut baik ada kegiatan bisnis yang dilakukan PT PEMA dibidang sulfur yang berlangsung di Pelabuhan Kuala Langsa.
“Selama ini masyarakat menyambut baik kegiatan bisnis yang dilakukan oleh PT PEMA dibidang sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa,” katanya.
Menurutnya, Hal ini dikarenakan setelah sekian lama Pelabuhan Kuala Langsa tidak beroperasi, akhirnya ada perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan tersebut.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler