ACEH
ACEH

Operasional Lifting Sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa Sudah Sesuai SOP

“Kita patut bersyukur, Alhamdulillah ini juga menyerap tenaga kerja lokal. Kami sangat berharap PT PEMA dapat terus beroperasi,” ucapnya.

Dia berharap kedepannya kalau bisa disusul dengan perusahaan-perusahaan lain yang juga beraktifitas atau berinvestasi di Pelabuhan Kuala Langsa. Dengan demikian akan memberikan perkembangan yang baik untuk pelabuhan dan terbukanya lapangan pekerjaan bagi warga Kuala Langsa.

“Kita harap tidak hanya sebatas investasi saja, namun juga kedepan ada perusahaan lain yang masuk. Dengan begitu kan terbuka lapangan kerja, ekonomi masyarakat setempat juga meningkat, kita harap juga PT PEMA juga bisa menyerap warga Kuala Langsa untuk dapat bekerja bersama PT PEMA,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota (Kadis LHK) Langsa, Ade Putra menjelaskan, dalam kegiatan Lifting sulfur yang berlangsung Pelabuhan Kuala Langsa oleh PT PEMA sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengelolaan lingkungan hidup.

Kata Ade, secara normatif aktifitas trading sulfur ini tidak ada permasalahan lingkungan hidup. PT PEMA juga telah membuat surat pernyataan kesanggupan mengelola lingkungan hidup sesuai ANDAL Pelabuhan Kuala Langsa. “Intinya sudah sesuai SOP,” sambungnya.

“Secara normatif, aktivitas trading sulfur ini tidak ada permasalahan dengan lingkungan hidup. PEMA juga telah membuat surat pernyataan kesangupan mengelola lingkungan hidup sesuai dengan ANDAL Pelabuhan Kuala Langsa, dan juga telah mengantongi izin berusahan dari Kementerian Investasi. Jadi, sudah clear and clean dari aturan lingkungan,” tutupnya.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya