Minggu, 26/05/2024 - 18:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

PPATK: Manfaat RI Jadi Anggota FATF Demi Cegah Pencucian Uang dan Terorisme

Kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengapresiasi lahirnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penetapan Keanggotaan Indonesia pada Financial Action Task Force (FATF). Keanggotaan Indonesia dalam FATF dinilai mampu mencegah pencucian uang.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menandatangani Keppres tersebut pada 5 April 2024. FATF fokus pada pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

“Ini berkat dukungan semua pihak yaitu Kementerian/Lembaga terkait, masyarakat, juga Presiden RI Joko Widodo yang begitu mendukung untuk Indonesia dapat menjadi anggota FATF,” kata Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah dalam keterangannya pada Senin (8/4/2024). 

Berita Lainnya:
Antisipasi Kemarau, Kementan Beri Bantuan Pompa Air untuk Kelompok Tani Karawang

Natsir menyebut keanggotaan Indonesia di FATF akan meningkatkan kredibilitas perekonomian nasional dan persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia. Hal ini menurutnya kemudian akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi melalui investasi baik dalam maupun luar negeri. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Kepercayaan investor kepada pemerintah Indonesia akan meningkat,” ujar Natsir. 

Natsir menjelaskan investor bakal makin yakin menanamkan uangnya di Indonesia karena uang mereka aman dan berisiko rendah terhadap terjadinya pencucian uang (TPPU) maupun pendanaan terorisme (TPPT). Terkait penegakan hukum, Indonesia dapat meningkatkan efektivitas kerjasama internasional melalui dukungan kuat jejaring negara anggota FATF.

ADVERTISEMENTS

“Ini untuk mengungkap kasus TPPU dan TPPT lintas negara/jurisdiksi termasuk pemulihan aset,” ujar Natsir.

ADVERTISEMENTS

Selain itu, Natsir mengatakan Indonesia dapat berkontribusi memberi warna kebijakan strategis global terkait Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) dengan status sebagai anggota penuh FATF. 

Berita Lainnya:
Warga China 'Gasak' Tambang Emas di RI, Negara Rugi Berapa?

“Tentunya sesuai dengan perspektif dan kepentingan Indonesia,” ujar Natsir. 

Diketahui, masuknya Indonesia ke dalam FATF dinilai sebagai permulaan Indonesia menjadi negara yang bebas dari pencucian uang, juga bebas dari dukungan finansial untuk teror.

FATF berkantor pusat di Paris, Prancis. Ketika Jokowi bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Mei 2023, keanggotaan RI di FATF disebut menjadi salah satu pembahasan Jokowi-Macron.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi