Rabu, 29/05/2024 - 07:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Antusiasme Wisatawan Tinggi, Tari Kecak di Uluwatu Tampil Dua Kali Sehari

Wisatawan menyaksikan penampilan penari yang menampilkan atraksi wisata Tari Kecak Uluwatu di kawasan Uluwatu, Badung, Bali, Rabu (28/12/2022).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

BANDUNG — Kelompok penari Bali yang mementaskan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Kabupaten Badung, mengaku sepanjang momentum Lebaran harus tampil dua kali sehari akibat lonjakan penonton.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Pekan ini sejak Selasa (9/4/2024) kita melihat lonjakan cukup tinggi. Sebenarnya kapasitas penontonnya 1.000 orang tapi seperti saat ini antusiasme pengunjung tinggi, kita buat sampai pementasannya dua kali,” kata Ketua Seka Tari Kecak Uluwatu Kadek Adi Astawa.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Di Kabupaten Badung, Jumat (12/4/2024), Kadek Adi mengatakan, para penari bersyukur dengan kondisi ini meskipun harus menyiapkan tenaga lebih lantaran pada hari biasa mereka hanya pentas satu sekali sehari. Jadi ada yang menonton jam 18.00 Wita lalu kedua jam 19.00 Wita dengan kapasitas yang sama yaitu 1.000 orang.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Dukung Kuliner Indonesia, BRI Jadi Sponsor Utama Exquisite’s Best Restaurants & Bars 2024

“Saat libur Lebaran ini lihat lonjakannya untuk sesi dua pun masih dengan angka yang sama 1.000 orang,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Menurutnya lonjakan penonton Tari Kecak ini tidak selalu terjadi, terakhir kali mereka merasakan berkah padatnya pengunjung ini pada momentum Natal dan Tahun Baru 2024 lalu. Setelahnya yaitu pada Januari-Maret 2024 penonton mereka tak begitu banyak karena terdapat rentetan hari keagamaan Hindu dan dimulai bulan Ramadan yang jam berbuka puasanya berbarengan dengan jam pementasan.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Dari ribuan penonton sepekan, Kadek Adi mencatat sebanyak 40 persen dari mereka adalah wisatawan domestik. Meski belum menyentuh setengahnya, para penari melihat ini angka yang besar lantaran penonton mereka di hari normal biasanya dipadati wisatawan mancanegara.

ADVERTISEMENTS

“Kalau sekarang untuk penonton domestik hampir 40 persen, kalau pasar kita sebenarnya negara-negara asing cuma yang lagi tinggi selain domestik saat ini India, sisanya campur,” kata dia.

ADVERTISEMENTS

Umumnya, para penari di DTW Uluwatu ini memutuskan menambah jam pentas berdasarkan pemesanan di agen wisata yang diajak bekerja sama. Seperti momentum Lebaran 2024 ini mereka melihat pemesanan tiket atraksi Tari Kecak pada agen wisata meningkat, sehingga berani membuka dua sesi.

Berita Lainnya:
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali Januari-Maret Lampaui Kondisi Sebelum Covid-19

Penari dari Sanggar Tari dan Tabuh Karang Boma itu memprediksi menari dalam dua sesi akan berlangsung sepekan, karena pada Senin (15/4/2024) atau hari kerja wisatawan sudah meninggalkan Pulau Dewata. Meski terjadi lonjakan penonton sampai dua kali lipat, kelompok tari tersebut memutuskan tidak mengubah harga dan jalan cerita pertunjukan.

Adapun harga tiket masuk untuk dewasa Rp 150.000 dan anak-anak Rp 75.000, selama satu jam penonton akan disuguhi penampilan dari 17 penari dan 15 penari kecak di tengah.

 

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi