Selasa, 21/05/2024 - 07:33 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Ini Dua Titik Penyebab Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek

Sejumlah kendaraan pemudik memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2024) dini hari.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi dua titik yang menjadi penyebab kemacetan panjang di Tol Jakarta-Cikampek pada Ahad (14/4/2024) malam.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Ada kepadatan di titik KM 62 yang merupakan rest area dan KM 66 yang menjadi pertemuan dua arus jalan,” kata Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani di Cikampek, Ahad (14/4/2024).

Ia mengatakan, KM 62 merupakan rest area yang melayani pemudik dari arah Bandung Cipularang dan Tol Jakarta Cikampek atau Tol Trans Jawa.

Begitu juga KM 66 yang merupakan ruas jalan yang mempertemukan kendaraan dari Tol Kalihurip Utama dari Bandung dengan Tol Jakarta Cikampek.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Pertamina Jaga Stok Avtur Bandara Bali Hadapi Lonjakan Kunjungan Turis

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Kemacetan ini bukan karena persoalan one way tapi ada kepadatan di dua titik tersebut dan kami terus melakukan penguraian kepadatan,” kata dia.

Faiza mengatakan, volume lalu lintas kendaraan per jam dari pukul 06.00 WIB pagi ini sampai pukul 21.00 WIB malam untuk arus balik dari arah timur dari Trans Jawa dan Bandung di GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama mencapai 102 ribu kendaraan.

ADVERTISEMENTS

“Jumlah ini naik 168 persen dari volume lalu lintas normal,” kata dia.

ADVERTISEMENTS

Sebelumnya PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menambah kapasitas lajur contraflow di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta KM 66 sampai dengan KM 47 menjadi tiga lajur.

“Langkah ini bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas dan merupakan diskresi dari pihak kepolisian,” kata VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo di Karawang, Ahad (14/4/2024).

Berita Lainnya:
Indonesia-Austria Jalin Kerja Sama Rekrutmen Tenaga Kerja Terampil

Sebelumnya, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan penambahan kapasitas lajur contraflow menjadi tiga lajur dari KM 66 sampai dengan KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai pukul 20.08 WIB untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas kendaraan.

Ia mengatakan sempat dilakukan perpanjangan contraflow satu lajur dari KM 47 sampai dengan KM 36 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 19.55 WIB.

“Sebelumnya dilakukan contraflow ada dua lajur dari KM 70 sampai dengan KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 13.14 WIB,” kata dia.

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi