Kamis, 23/05/2024 - 03:44 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Ini Spesifikasi Drone ‘Kamikaze’ yang Digunakan Iran dalam Serangan ke Israel

 JAKARTA — Iran melakukan serangan tak terduga terhadap Israel, Sabtu (13/4/2024) malam. Iran menembakkan sejumlah drone, rudal jelajah, dan balistik ke wilayah Israel. Serangan ini belum pernah terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Dalam serangan pada 13 April 2024, media pemerintah Iran melaporkan penggunaan drone Shahed-136 dan Shahed-131 buatan dalam negeri. Drone bunuh diri ini, yang juga dikenal sebagai “kamikaze” telah menjadi senjata yang populer di antara kelompok militan pro-Iran di wilayah tersebut. Selain digunakan secara internal, Iran juga dituduh mengirimkan drone tersebut ke Rusia untuk digunakan dalam konflik di Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Meskipun drone ini disebut primitif dan sederhana, para ahli menyatakan drone “kamikaze” ini telah terbukti efektif dalam mencapai sasaran dengan biaya yang relatif murah. Dibuat dengan komponen siap pakai, drone Shahed-136 dan Shahed-131 telah membuktikan diri mampu menyebabkan kerusakan signifikan saat ditembakkan ke sasaran.

Berita Lainnya:
Mengapa Terbang Melawan Rotasi Bumi tidak Mempercepat Penerbangan?

Para ahli menyebut drone tersebut sebagai mesin pemotong rumput atau moped karena suara mesinnya yang khas saat terbang. Dilansir RFERL pada Senin (15/4/2024), ahli dari Center for Naval Analyses, Samuel Bendett mengatakan bahwa drone ini mampu memberikan gesekan dan kerusakan yang signifikan pada sasaran saat diluncurkan.

Peneliti di Proyek Pengendalian Senjata Nuklir Wisconsin, John Krzyzaniak menambahkan bahwa jika Shahed-136 ditembakkan dalam jumlah besar, maka drone dapat menimbulkan malapetaka. Sementara itu, jangkauan operasional dari drone Shahed-136 diperkirakan mencapai hingga 2.500 kilometer, sedangkan Shahed-131 memiliki jangkauan sekitar 900 kilometer.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Ini membuat Israel, yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari Iran, menjadi target yang sangat dekat. Meskipun Iran telah meluncurkan sekitar 170 drone, militer Israel berhasil menghalau semuanya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
15 Roket Bombardir Galilea Israel Utara, Hizbullah: Target Kumpulan Tentara Israel, Mereka Tewas

Iran tidak hanya memproduksi drone “kamikaze” saja, tetapi juga telah menjadi produsen drone yang produktif secara keseluruhan. Mereka menghasilkan drone tempur yang lebih canggih seperti Mohajer-6, Shahed-129, dan Shahed-191. Drone Mohajer-6, misalnya, memiliki kemampuan untuk melakukan misi pengintaian dan serangan udara dalam jarak 200 kilometer.

Penggunaan drone “kamikaze” ini menunjukkan bahwa Iran tetap mengandalkan strategi perang asimetris dalam menghadapi musuhnya. Iran juga dituduh telah menggunakan drone ini di luar perbatasannya, mempekerjakannya dalam misi pengintaian, sabotase, dan serangan di wilayah tersebut. Selain itu, Iran juga telah memasok drone ke sekutunya di Timur Tengah, termasuk kelompok militan di Irak, Suriah, dan Yaman. 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi