Minggu, 26/05/2024 - 18:29 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Gejala Kelainan Darah yang Perlu Diwaspadai, Segera Periksa Diri ke Dokter

Darah (ilustrasi). Masyarakat diimbau lebih responsif terhadap gejala kelainan darah dengan melakukan pemeriksaan atau skrining.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Masyarakat diimbau lebih responsif terhadap gejala kelainan darah dengan melakukan pemeriksaan atau skrining. Praktisi kesehatan masyarakat dr Ngabila Salama mengatakan skrining perlu dilakukan berkala setiap enam bulan untuk mencegah risiko meninggal dan untuk segera melakukan pengobatan dini.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Cegah meninggal dengan deteksi dan pengobatan dini. Skrining berkala per enam bulan perlu dilakukan,” kata Ngabila di Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Ngabila merinci beberapa gejala umum adanya kelainan darah. “Kekurangan darah merah itu yang ditandai gejala 6L yakni lemah, letih, lesu, lemot, letoi, loyo. Terus gejala kurang darah putih itu mudah sakit dan terkena infeksi menular seperti batuk pilek dan diare,” ujar Ngabila.

Berita Lainnya:
Pernikahan Beda 40 Tahun, Duda Usia 60 Nikahi Gadis 19 Tahun, Sosok Pengantin Pria Disorot Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Kuningan

Kemudian, gejala kurang keping darah yaitu mudah memar, kebiruan pada kulit bahkan tanpa benturan atau sebab-sebab yang kurang jelas. “Seperti lebam, memar, perdarahan spontan, sering mimisan, dan lain-lain,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pada kondisi tersebut, masyarakat dianjurkan untuk segera memeriksakan darah lengkap. “Bisa secara gratis dengan BPJS Kesehatan di puskesmas terdekat, atau mandiri, biaya pemeriksaan sangat terjangkau untuk ini,” kata dia.

Berita Lainnya:
Cegah Deep Vein Thrombosis, Lakukan Senam Peregangan di Pesawat Menuju Tanah Suci

Ngabila menyebut program deteksi dini dari pemerintah diberikan melalui program pemeriksaan terhadap calon pengantin dengan pemeriksaan darah kedua calon dan juga pemeriksaan ibu hamil. “Anak dengan riwayat keturunan kanker apalagi kanker darah atau autoimun lakukan skrining darah berkala 6-12 bulan sekali hematologi lengkap,” kata dia.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi