Selasa, 21/05/2024 - 19:59 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Blokir Jembatan Golden Gate

Pejalan kaki dan menara Jembatan Golden Gate terpantul di genangan air dekat Crissy Field di San Francisco, Kamis, 8 Februari 2024.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

SAN FRANCISCO — Pengunjuk rasa pro-Palestina menutup jalan tol Highway 101 di Jembatan Golden Gate. Mereka memblokir lalu lintas jembatan ikonik di San Francisco, Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Demonstran menghentikan kendaraan dan memblokir seluruh jalur ke arah selatan. Protestan menuntut AS berhenti mengirimkan senjata dan dana ke Israel selama perang Gaza.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan “Hentikan Dunia untuk Gaza” dan “Akhiri Pengepungan Gaza Sekarang.” Di media sosial X, Jembatan Golden Gate mengatakan petugas patroli jalan tol berada di lokasi kejadian dan “belum ada perkiraan waktu kapan” jalan tol itu dibuka kembali.

Berita Lainnya:
Xi Jinping: China dan AS Harus Jadi Mitra, Bukan Saingan

“Pengendara harus mengantisipasi penundaan signifikan dan menghindari Jembatan jika memungkinkan,” kata Jembatan Golden Gate di akun X seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (16/4/2024).

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Israel menyerang Gaza dalam operasi mematikan sejak 7 Oktober lalu. Sebagai balasan serangan mendadak Hamas yang Israel klaim menewaskan sekitar 1.200 orang. Serangan Israel ke Gaza menewaskan 33.800 orang Palestina sebagian besar perempuan dan anak-anak serta melukai 76.500 orang lainnnya. Serangan ini juga mengakibatkan kehancuran dan kelaparan di kantong pemukiman tersebut.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Polisi Prancis Masuk Kampus Sciences Po Bubarkan Protes Pro Palestina

Perang Israel memaksa 85 persen populasi Gaza mengungsi di tengah pengepungan yang memblokir sebagian besar pasokan makanan, air bersih dan obat-obatan. PBB mengatakan 60 persen infrastruktur Gaza hancur atau rusak.

Pada Januari lalu Mahkamah Internasional (ICJ) mengatakan terdapat kemungkinan Israel melakukan genosida di Gaza. ICJ juga mengeluarkan keputusan sementara yang memerintahkan Tel Aviv memastikan pasukannya tidak melakukan tindakan genosida, dan menjamin bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza. 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi