Senin, 20/05/2024 - 13:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Garda Revolusi Iran Peringatkan Israel tidak Serang Fasilitas Nuklir

Ledakan terlihat di langit Yerusalem, menyusul serangan dari Iran, Ahad (14/4/2024). Iran melancarkan serangan militer langsung pertamanya terhadap Israel pada hari Sabtu. Militer Israel mengatakan Iran menembakkan lebih dari 100 drone pembawa bom ke arah Israel. Beberapa jam kemudian, Iran mengumumkan bahwa mereka juga telah meluncurkan rudal balistik yang jauh lebih merusak.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

TEHERAN — Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan Panglima Garda Revolusi yang bertugas menjaga situs-situs nuklir memperingatkan Iran akan membalas bila Israel mengincar situs nuklirnya. Brigadir Jenderal Ahmad Haghtalab mengatakan Iran mengetahui lokasi nuklir Israel.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Fasilitas-fasilitas nuklir musuh Zionis sudah diidentifikasi dan semua informasi yang diperlukan dari semua target sudah kami miliki,” kata Haghtalab kepada kantor berita IRNA, seperti dikutip Aljazirah, Kamis (18/4/2024).

Berita Lainnya:
Palestina Sebut Israel Hancurkan Lebih dari 300 Rumah di Jabalia

Haghtalab menyatakan pihaknya siap membalas setiap serangan Israel. Ia menyebut Iran akan menyerang balik dengan senjata canggihnya.

“Kami siap menarik pelatuk untuk menembakan rudal yang dapat menghancurleburkan target yang ditetapkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pada Senin (15/4/2024), kepala International Atomic Energy Agency, Rafael Grossi, mengatakan Iran telah menutup fasilitas nuklirnya untuk alasan keamanan. Itu dilakukan bertepatan dengan serangannya ke Israel.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pada Kamis, Komandan Unit Angkatan Udara Garda Revolusioner Iran, Amirali Hajizadeh, mengatakan bahwa negaranya hanya memakai senjata lawas dengan kekuatan minimal untuk menyerang Israel.  Ia menyebut, pada tahap ini, Iran tidak memakai rudal balistik.

Berita Lainnya:
Afsel Minta Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Hentikan Serangan ke Rafah

Komando Nuklir Garda Revolusi dengan terbuka menyinggung lokasi nuklir Israel setelah beberapa serangan sabotase ke fasilitas nuklir Iran yang diduga dilakukan Israel pada Maret 2022 lalu. Haghtalab juga menyinggung Teheran mungkin mempertimbangkan kembali kebijakan untuk tidak memiliki bom nuklir.

ADVERTISEMENTS

“Bila rezim palsu Zionis ingin menggunakan ancaman menyerang pusat nuklir negara kami, kami mungkin akan mempertimbangkan kembali doktrin dan kebijakan Republik Islam Iran dan keluar dari pertimbangan-pertimbangan yang telah disampaikan sebelumnya adalah hal yang mungkin terjadi dan bisa dibayangkan,” katanya.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi