Senin, 20/05/2024 - 12:46 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Balita tak Selalu Tenang Ketika Cukur Rambut, Ayah dan Ibu Harus Bagaimana?

JAKARTA — Kasus “kasarnya” kapster memegang kepala anak yang dikeluhkan influencer Nadya Shavira menarik perhatian warganet. Alih-alih mendapat simpati, curahan hati Nadya di Instagram Story justru menjadi bumerang baginya.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Nadya semula menunjukkan bahwa kapster tidak membantu membujuk anaknya dengan lembut. Ia pun memperlihatkan foto tangan kapster memegang kepala anaknya dengan kuat saat mencukur.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Menurut warganet, Nadya semestinya langsung mengomunikasikan keluhannya kepada barbershop terkait, bukan curhat di media sosial. Di samping itu, ada catatan lain yang dapat menjadi pembelajaran bersama bagi ayah dan ibu baru.

Salah satu ibu muda, Nurlinggah Rahmadaniah, mengatakan, ada beberapa persiapan yang ia lakukan sebelum membawa anak untuk mencukur rambut. Warga Kalisari, Jakarta Timur itu memiliki seorang anak laki-laki berusia dua tahun.

Berita Lainnya:
Bukan Cuma Nenek yang Harus Tahu: Bayi Jangan Dikasih Campuran Air, Gula Merah, dan Madu

 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Pertama, sounding sih yang pasti, kasih tahu ke anaknya biar dia siap mau dicukur dan harus diam biar nggak bahaya. Terus kedua, kenalan dulu sama tukang cukurnya biar santai,” kata Nurlinggah saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (19/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Agar anak lebih merasa nyaman dan tenang, menurut Nurlinggah, orang tua bisa memangkunya selama proses memotong rambut. Memberikan camilan, mainan, atau tontonan juga bisa dilakukan untuk mengalihkan perhatian anak ketika ia tampak mulai bosan.

Berita Lainnya:
Bayi Kembar Siam Dempet Bokong Asal Tulungagung akan Dioperasi Saat Berusia 8-12 Bulan

“Kalau anaknya ngereog, ya sudah, berhenti dulu. Jangan dipaksa, apalagi dikekep kepalanya, nanti anaknya makin berontak,” kata Nurlinggah.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS

Merujuk pada pengalaman Nadya yang membagikan video ketika kapster memegang kepala anaknya dengan kencang, Nurlinggah mengatakan, sebaiknya ditegur dulu langsung di lokasi. Mengunggah ke Instagram agar viral dinilainya kurang bijak.

“Aku sih pasti negor dululah, kan garda terdepan anak kita ya orang tuanya. Dan dia (Nadya) lagi ada di dekat anaknya, langsung aja berdiri dan negor. Menurut aku, minimal yang pantas viral itu yang udah merugikan ya, terlebih misal nggak ada pertanggungjawaban,” kata Nurlinggah.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi