Kamis, 30/05/2024 - 12:46 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIENERGI

Konflik Iran Israel Makin Panas, Indonesia Cari Sumber Minyak Alternatif

Menteri ESDM Arifin Tasrif.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 JAKARTA — Pemerintah Indonesia menyikapi konflik antara Iran dan Israel dengan mencari sumber minyak mentah lain untuk memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri. Harga minyak yang tinggi dan terbatasnya jalur distribusi perlu disiasati oleh pemerintah.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan kondisi geopilitik saat ini sangat serius. Pemerintah meminta kepada Pertamina untuk mencari alternatif supply tambahan yang tidak melewati lintasan perang.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Logistik lagi mahal, harga minyak dunianya juga naik. Jadi kita harus cari alternatif. Selama ini opsinya memang dari India dan Malaysia,” kata Arifin di Kementerian ESDM, Jumat (19/4/2024).

Berita Lainnya:
Pertamina NRE-Masdar Teken Kerja Sama Energi Terbarukan di Indonesia dan Internasional

Arifin juga mengatakan beberapa wilayah alternatif yaitu Amerika Latin, Venezuela, Mozambik dan juga beberapa negara Afrika. 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan konflik Iran dan Israel yang saat ini terjadi tidak akan mengganggu cadangan minyak (BBM) nasional yang saat ini berada di kisaran 30 hari. Terlebih PT Pertamina (Persero) telah berkontrak dengan beberapa pemasok BBM dari luar negeri yang berkomitmen untuk tetap memasok BBM sesuai kontraknya.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Meski relatif aman dari sisi cadangan dan pasokan, Tutuka mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia perlu mewaspadai dampak dari konflik tersebut berkaitan dengan pasokan minyak dunia melalui Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, menjadi jalur pelayaran vital bagi tanker minyak yang mengangkut sekitar 30 persen minyak mentah dunia atau sekitar 21 juta barel minyak mentah per hari.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Pertamina Gelar Trauma Healing bagi Korban Erupsi Gunung Ibu

“Peran dari selat Hormuz itu penting sekali. Selat Hormuz itu bisa dipegang dan dikelola oleh Iran. Jadi sangat menentukan bagaimana Pertamina menyikapi hal itu termasuk pemenuhan pasokan dimana tadi pertamina udah kontrak,” ungkap Tutuka.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi