Rabu, 29/05/2024 - 05:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Malaysia Kecewa Hak Veto Halangi Palestina Jadi Anggota Penuh PBB

Malaysia menyatakan khawatir dan sangat kecewa menyusul penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). (ilustrasi)

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 KUALA LUMPUR — Malaysia menyatakan khawatir dan sangat kecewa menyusul penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menghalangi diterimanya Palestina sebagai anggota penuh PBB meski mendapat dukungan mayoritas negara-negara anggota.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) melalui pernyataan pers yang diterima di Kuala Lumpur, Jumat, mengatakan penerapan veto terhadap hal penting dan signifikan itu menimbulkan pertanyaan mengenai keinginan sebenarnya dari anggota DK PBB untuk mewujudkan hak-hak rakyat Palestina.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri akibat pendudukan ilegal Israel di Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur serak 1967. Pernyataan itu menyebutkan Malaysia tetap berkomitmen terhadap perjuangan rakyat Palestina dan akan melanjutkan upaya menuju pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Drone Turki Deteksi Sumber Panas Diduga Titik Jatuh Helikopter Bawa Presiden Iran Raisi

Malaysia juga mendesak masyarakat internasional, termasuk DK PBB, untuk terus mengupayakan keanggotaan penuh Palestina di PBB. Amerika Serikat (AS) pada Kamis (18/4/2024), memveto rancangan DK PBB yang menuntut keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Dewan yang terdiri atas 15 anggota itu mengadakan pertemuan di New York untuk melakukan pemungutan suara terhadap rancangan resolusi yang diajukan Aljazair yang merekomendasikan penerimaan Negara Palestina untuk keanggotaannya di PBB. Keanggotaan itu diblokir dengan 12 suara dukungan dan dua abstain, termasuk Inggris dan Swiss.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Turut Jadi Korban Keganasan Israel, Tidak Ada Bantuan Bagi Petugas Medis Gaza

Palestina diterima sebagai negara pengamat di Majelis Umum PBB pada 2012, sehingga memungkinkan utusannya untuk berpartisipasi dalam perdebatan dan organisasi-organisasi PBB, tetapi tidak berhak mengikuti pemungutan suara.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Sejumlah negara diterima menjadi anggota PBB melalui keputusan Majelis Umum atas rekomendasi Dewan Keamanan, menurut Piagam PBB. Resolusi dewan memerlukan sedikitnya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari anggota tetap-AS, Inggris, Prancis, Rusia atau China untuk dapat disahkan.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi