Senin, 20/05/2024 - 12:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Rusia Tuduh Ukraina Sering Tembak Fasilitas dan Staf Medis

Police officers stand at the site of a damaged residential building following a missile strike in Kyiv (Kiev), Ukraine, 13 December 2023, amid the Russian invasion. At least 53 people were injured during the early hours of 13 December as a result of missile debris falling in several districts of the Ukrainian capital Kyiv after air defense systems intercepted incoming Russian ballistic targets, Mayor of Kyiv Vitali Klitschko said. Ukraine

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Rusia menuduh pasukan Ukraina sering kali menembak fasilitas medis dan staf medis di wilayah yang dikuasai Rusia dan negara-negara Barat. Akan tetapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menutup mata mengenai serangan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Mereka tiba-tiba menjadi buta-rungu ketika menyangkut kejahatan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap warga negara Rusia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova saat konferensi pers daring yang disaksikan di Jakarta, Kamis.

Berita Lainnya:
Angkatan Laut AS - Korsel Kejar Kerja Sama Pembuatan Kapal

Zakharova menuturkan bahwa pasukan Ukraina kerap menargetkan fasilitas medis dan dokter yang berada di empat wilayah di Ukraina yang menurutnya telah dianeksasi.

Ia menegaskan WHO bahkan tidak pernah bersuara dan mengungkapkan kalimat simpati maupun dukungan bagi staf medis yang meninggal akibat serangan Kiev ke infrastruktur medis.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Rusia, lanjutnya, telah melaporkan serangan tersebut lengkap dengan tanggal dan lokasi serangan, tetapi WHO tidak memberikan reaksi apapun.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Berdasarkan catatannya, laporan serangan yang disampaikan kepada WHO pada Februari lalu adalah serangan yang terjadi di gedung medis di wilayah Republik Rakyat Donetsk, Republik Rakyat Luhansk, Bryansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Berita Lainnya:
UNRWA Tegas Tolak Perintah Israel Evakuasi dari Rafah

Sedangkan negara-negara Barat beserta media yang berada di bawah kontrol mereka, masih menurut dia, turut mengabaikan kejahatan yang dilakukan Ukraina sembari mengkritik Rusia.

ADVERTISEMENTS

“Dokter-dokter sekarat akibat penambakan Ukraina dengan senjata yang dipasok oleh Barat,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS

Lebih lanjut Rusia juga menuduh Ukraina dan negara-negara Barat memeras Rusia saat mereka meminta Moskow mengalihkan kendali atas pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhia (ZNPP) ke Kiev jika ingin serangan terhadap pembangkit listrik itu berhenti.

Tuduhan itu menyusul pasukan Ukraina yang merusak satu dari enam reaktor ZNPP menggunakan sejumlah drone.

“Mereka tidak hanya secara terbuka mengakui bahwa Ukraina adalah sumber ancaman terhadap keamanan pabrik, tetapi juga benar-benar menegaskan keterlibatan mereka dalam serangan berbahaya terhadap fasilitas ini,” tuturnya.

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi