Minggu, 19/05/2024 - 05:35 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Kena DBD, Obat Apa yang Harus Diminum Agar Cepat Sembuh?

JAKARTA — Kena demam berdarah dengue (DBD), obat apa yang harus diminum untuk mempercepat kesembuhan? Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia sedang berjuang melawan demam berdarah dengue (DBD).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Hingga April 2024, kasusnya sudah mencapai separuh dari total kasus DBD pada 2023. Demam adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi dan gejala-gejala mirip flu. Dilansir Mayo Clinic, Sabtu (20/4/2024), bentuk demam berdarah yang parah, juga disebut dengue hemorrhagic fever (DHF), dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok), dan kematian.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

Mengenai obat demam berdarah, banyak yang merekomendasikan untuk minum obat cacing, obat China Fufang, angkak, minum jus bit, dan sari kurma. Sebenarnya, obat apa yang harus diminum penderita demam berdarah agar cepat sembuh?

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Pernikahan Beda 40 Tahun, Duda Usia 60 Nikahi Gadis 19 Tahun, Sosok Pengantin Pria Disorot Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Kuningan

Ahli penyakit tropis dan infeksi Dr. dr. Leonard Nainggolan, SpPD-KPTI mengungkapkan, sampai saat ini belum ada obat untuk membunuh virus demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Pengobatannya adalah untuk mengatasi komplikasinya,” ujar dr Leonard kepada Republika.co.id.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Salah satu komponen darah adalah plasma darah. Dokter Leonard menuturkan pada demam berdarah terjadi kebocoran plasma.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Plasma darah yang bocor mengakibatkan jumlah cairan di badan dan cairan pembuluh darah itu jadi berkurang. Menurut dr Leonard, itu mengakibatkan darahnya bisa menjadi pekat dan jika dibiarkan, lama-lama membuat peredaran darah kurang lancar.

ADVERTISEMENTS

“Kalau peredaran darahnya kurang lancar, lama-lama bisa membuat jaringan kekurangan, organ-organ tubuh jadi kekurangan zat-zat yang dibawa darah. Kekurangan oksigen, misalnya,” jelas dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta ini.

ADVERTISEMENTS

Kekurangan oksigen akan dapat memicu pasien menjadi syok. Kalau ini tidak diatasi dengan baik, pasien bisa meninggal.

Berita Lainnya:
Menguap Terlalu Lebar, Rahang Gadis AS Terkunci, Mulutnya Terus Menganga

Pengobatan demam berdarah yang definitif, menurut dr Leonard, adalah mengawasi tanda-tanda kebocoran plasma yang mengakibatkan pengentalan darah. Obatnya adalah memberikan cairan pengganti dengan cara diinfus atau minum minuman mengandung elektrolit.

“Jadi mengganti obatnya dengan minum karena yang keluar adalah cairan plasma, ya obatnya adalah cairan,” ujar dr Leonard.

Bagaimana jika pasien berobat jalan? Dokter Leonard menganjurkan untuk banyak minum cairan yang mengandung glukosa dan elektrolit.

“Tapi kalau dia dirawat, dia akan diinfus,” ucapnya.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi