Kamis, 30/05/2024 - 09:50 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Diingatkan Waspada Donasi ke Pribadi, Mengapa Orang Indonesia Dikenal Dermawan?

Ilustrasi donasi. Masyarakat Indonesia dikenal sebagai orang yang gemar berdonasi.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

JAKARTA — Masyarakat Indonesia dikenal sebagai orang yang gemar berdonasi. Dalam World Giving Index 2023 saja, Indonesia kembali meraih skor tertinggi sebagai negara paling dermawan di dunia.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Peringkat teratas ini bahkan kabarnya diraih sebanyak enam kali berturut-turut. Survei tersebut digelar oleh Charities Aid Foundation setiap tahunnya, dengan jutaan orang diwawancarai di seluruh dunia sejak 2009.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Masyarakat Indonesia pun tidak jarang menjadi sasaran penggalangan donasi. Ini termasuk dari selebriti, yayasan dan masih banyak lagi.

Baru-baru ini, aksi galang donasi oleh Youtuber mualaf kontroversial Korea, Daud Kim telah menyita perhatian. Ini setelah Kim menggalang donasi untuk pembangunan masjid di Korea, namun tidak melalui lembaga, melainkan rekening secara pribadi.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Ayah Via Vallen Meninggal Dunia, Suami Via Bagikan Foto Saat di Pemakaman

Namun beberapa selebriti lain tampak memperingatkan risiko penggalangan dana secara pribadi. Dikhawatirkan ada penyalahgunaan dana oleh oknum.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Mengapa orang Indonesia mendapat predikat dermawan? Menurut Sosiolog Universitas Nasional, Nia Elvia, ada latar belakang yang mendorong tindakan berbagi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Tindakan berbagi atau membantu sesama (tindakan kemanusiaan), saya kira masyarakat menilainya akan mempunyai nilai moralitas yang tinggi jika dilakukan tanpa publisitas,” kata Nia, Ahad (21/4/2024).

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Belakangan warganet Indonesia juga dikejutkan dengan donasi mencapai Rp 100 juta yang diterima seorang supir bus di Makassar. Hal ini setelah supir bus tersebut menjamu seluruh penumpangnya untuk makan di rumah mertua pada Hari Lebaran 1445 H, karena semua warung nasi tutup.

ADVERTISEMENTS

“Kalau kasus seperti supir bus, itu hanya tindakan spontan, Dan hal seperti ini kurang memberikan dampak yang signifikan. Karena masyarakat menilai tidak ada keberlangsungannya,” lanjut Nia.

Berita Lainnya:
Film Malam Pencabut Nyawa Bakal Tayang di Lebih dari 10 Negara

Akan tetapi masyarakat juga tetap perlu teliti ke mana mereka berdonasi. Sebab tidak sedikit oknum yang memanfaatkan situasi.

“Akan lebih efektif, donasi melalui lembaga yang sudah kridibel. Keberlangsungan bantuannya bisa ‘terjamin’ dan dampaknya akan lebih besar skalanya untuk ‘menyentuh’ masyarakat yang membutuhkan,” kata Nia menambahkan.

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi