Senin, 20/05/2024 - 13:18 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

KCI: 700 CCTV Tekan Tindak Kriminal di KRL Jabodetabek

Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek berjalan keluar dari gerbong usai tiba di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Jumat (12/4/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — PT KAI Commuter Indonesia (KCI) berhasil menekan tindak kriminal di stasiun dan KRL Jabodetabek. Direktur Operasi dan Pemasaran KCI Broer Rizal mengatakan jumlah kejadian kriminal di stasiun dan KRL Jabodetabek mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Alhamdulillah angkanya semakin kecil, tidak lebih 20 kejadian, kalau tidak salah hanya 16 kejadian untuk tahun (lalu) atau lebih kecil dari tahun sebelumnya,” ujar Rizal saat konferensi pers masa angkutan lebaran KAI Commuter 2024 di Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Berita Lainnya:
KCIC: 225 Ribu Penumpang Gunakan Whoosh Selama Periode Lebaran 2024

Rizal mengatakan, rendahnya aksi kriminal tak lepas dari terobosan KCI yang memasang sekitar 700 CCTV dengan video analitik di 82 stasiun yang ada di wilayah Jabodetabek. Dengan teknologi tersebut, lanjut Rizal, KCI dapat segera mengetahui pelaku kriminal.

“Kami bisa lihat rekaman kejadian semisal barang yang hilang dan kami akan tahu siapa pelakunya yang kami input di database sehingga kapan pun pelaku ada di stasiun Jabodetabek, kami akan bisa temukan,” ucap Rizal. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Berkat CCTV tersebut, Rizal menyampaikan KCI telah berhasil membawa ratusan pelaku kriminal ke ranah hukum. Rizal mengatakan KCI  menyerahkan pelaku kriminal kepada kepolisian untuk ditindak tegas. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Okupansi Angkutan KA di Daop Jember Meningkat Saat Libur Panjang

Tak hanya itu, Rizal mengatakan KCI juga memberlakukan sanksi tegas bagi pelaku kriminal dengan memasukkan ke daftar hitam. Dengan begitu, pelaku yang pernah berbuat kriminal dipastikan tidak akan bisa menggunakan KRL Jabodetabek.  

“Selain penangkapan, kami juga menghalau pelaku yang sudah melewati proses hukum dan keluar kembali. Kemungkinan dia melakukan hal yang sama, kami lakukan pengusiran oleh petugas keamanan. Dengan cara itu, Alhamdulillah kejadian kriminal bisa kami kurangi,” kata Rizal.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi