“The choice to boycott certain brand(s) or not is your own personal choice. But, as a public figure, I think it is awfully ignorant and blatantly naive to post a picture of you consuming a brand that has been widely affiliated with the genocide happening in Gaza we are witnessing daily right now, hurting a lot of your audience and expect not to get a backlash. And now this is your response? C’mon,” tulis akun @ Sdefani.
(Pilihan untuk memboikot merek tertentu atau tidak adalah pilihan pribadi Anda. Namun, sebagai figur publik, menurut saya adalah tindakan yang sangat bodoh dan sangat naif jika memposting foto Anda sedang mengonsumsi merek yang telah banyak berafiliasi dengan genosida yang terjadi di Gaza yang kita saksikan setiap hari saat ini, sehingga merugikan banyak audiens Anda dan berharap tidak mendapat reaksi balik. Dan sekarang ini tanggapanmu?)
Netizen lainnya juga menjawab pernyataan dari Zita Anjani untuk tidak mengkonsumsi semua produk yang mendukung Israel.
“Sayangnya semuanya udah sama sekali nggak konsumsi. Bener kata mbaknya, boikot nggak usah tanggung2,” tulis akun @Linariskiyanti.
“Klo mbak nggak mau boikoit ya gpp memang urusan anda, tapi jangan bangga dan pamerin konsumsi produk yg sudah membunuh perempuan dan anak2 Palestina,” tambanya.
“Dikasih orang? Yaudah konsumsi aja sendiri, nggak usah di-post. Apalagi pake latar belakang Ka’bah. Yang haram bukan zatnya, tapi substansi nya. Uangmu dipakai apa oleh sirewel!!!, tutupnya.































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…