Minggu, 26/05/2024 - 21:15 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Bayi Kembar Siam Dempet Bokong Asal Tulungagung Jalani Pemisahan Saat Berusia 8-12 Bulan

Bayi kembar (Ilustrasi). Bayi kembar siam dempet bokong yang lahir di Tulungagung, Jawa Timur pada 17 April 2024 akan jalani operasi pemisahan ketika sudah berusia antara 8-12 bulan.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

TULUNGAGUNG — Bayi kembar siam dempet bokong (pygopagus) asal Tulungagung akan menjalani operasi pemisahan di RSUP dr. Soetomo Surabaya, Jawa Timur. Bayi tersebut lahir di RS Bhayangkara lalu dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung pada Selasa (23/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Menurut Plt Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, bayi kembar siam tersebut lahir pada Rabu (17/4/2024) dengan bobot total 5.190 gram. Saat dirujuk ke RSUD dr. Iskak, bayi tersebut berusia tujuh hari.

“Kelahiran bayi kembar siam ini ditangani oleh tim medis RS Bhayangkara, namun karena pertimbangan sarana-prasarana yang terbatas, penanganan lanjutan dirujuk ke RSUD dr. Iskak selaku rumah sakit rujukan provinsi atas persetujuan atau rekomendasi dari tim medis yang biasa menangani kasus kembar siam di RSUP dr Soetomo Surabaya,” kata Kasil saat pers konferensi di RSUD dr Iskak, Tulungagung.

Berita Lainnya:
Sedang Berduka Karena Kehilangan? Psikolog Jelaskan Tahapan Mengatasinya

Menurut dr Kasil, kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki itu secara keseluruhan cukup baik. Saat lahir, bayi kembar siam yang hanya memiliki satu saluran pembuangan tersebut juga menangis seperti juga bayi normal lainnya. Kedua bayi juga sudah belajar minum hingga 5 cc air susu ibu.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Saat kelahiran bayi juga kondisi baik, seperti bayi (kelahiran) normal dengan skor 8-9. Ini skor kelahiran yang cukup baik dengan usia kehamilan ibu bayi selama 38 minggu),” jelas Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Iskak, dr Zuhrotul Aini SpA.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Disengat Lebah Raksasa, Pria Somalia Nyaris 'Lewat' Akibat Kegagalan Multi Organ

Untuk pemeriksaan fisik awal, lanjut dr Aini, tubuh kedua bayi bagian atas normal. Kepala, dada, sampai perut normal, yakni tiap individu memilikinya.

Hanya saja, untuk bagian tubuh bawah perut, fisik kedua bayi menempel di bagian bokong. Selanjutnya, di bagian bawah kembali normal, dengan kaki masing-masing sepasang.

ADVERTISEMENTS

“Organ yang menjadi perhatian kami sekarang adalah bagian anogenital dan anus. Kaki dan tangan lengkap. Dugaan anus tunggal, penis satu, testis terdapat tiga. Skrotum dua utuh, sementara dua lainnya tidak terbentuk dengan baik,” ungkap dr Aini.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi