Kamis, 23/05/2024 - 00:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

OIKN: Swasta Domestik dan Internasional Minati Pengembangan EV di IKN

Pengunjung mengambil gambar petunjuk arah di titik nol kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (19/4/2022). Pemerintah akan mengalokasikan pagu indikatif anggaran belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023 sebesar Rp27 triliun hingga Rp30 triliun, untuk pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan banyak perusahaan atau investor BUMN dan swasta baik dalam negeri maupun internasional berminat untuk terlibat dalam pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Nusantara, Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Perusahaan atau investor swasta yang tertarik untuk terlibat di IKN, khususnya dalam pengembangan EV sangat banyak,” ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono dalam seminar daring di Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Berita Lainnya:
Erick Bakal Sulap Kawasan Pelabuhan Benoa, Singgung Summer Sonic dan Tomorrowland

Untuk operator kendaraan listrik, Agung mengatakan bahwa selain Bluebird yang telah melakukan groundbreaking, ada BUMN Damri hingga perusahaan internasional seperti ComfortDelGro dari Singapura yang tertarik pada sektor EV di IKN.

Sedangkan untuk perusahaan manufaktur terdapat BYD dari China, PT Kalista dari Indonesia, Škoda dari Ceko, dan masih banyak investor atau perusahaan swasta lainnya yang tertarik.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Perusahaan atau investor swasta dalam negeri maupun internasional juga banyak yang tertarik pada aspek infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Dalam pengembangan EV di IKN, OIKN juga memiliki BUMO yakni Bina Karya yang mempunyai peran potensial sebagai integrator.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Berdasarkan Lampiran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN, salah satu klaster dari enam klaster untuk mewujudkan Visi Superhub Ekonomi IKN yakni Klaster Industri Teknologi Bersih dengan misi menyediakan produk yang mendukung mobilitas dan utilitas yang ramah lingkungan.

Berita Lainnya:
Misi Chang’e 6 China Bersiap untuk Mendarat di Sisi Jauh Bulan Pada Awal Juni 

Pengembangan sektor ini difokuskan pada industri teknologi bersih untuk mobilitas dan utilitas yang lebih ramah lingkungan, yaitu perakitan panel surya (Solar PV) dan kendaraan listrik.

ADVERTISEMENTS

Visi Superhub Ekonomi IKN akan diwujudkan melalui pengembangan 6 klaster ekonomi yang strategis, resilien, dan inovatif dengan dukungan fondasi yang kukuh dalam bentuk infrastruktur keras dan lunak.

ADVERTISEMENTS

Pengembangan keenam klaster didasarkan pada peningkatan daya saing sektor-sektor yang sudah berkembang di Kalimantan Timur serta introduksi sektor-sektor maju yang berorientasi teknologi tinggi dan berkelanjutan.

Keenam klaster ekonomi penggerak utama (prime mover) ini selanjutnya diturunkan menjadi beberapa subsektor yang akan membantu mewujudkan visi economic superhub.

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi