Rabu, 29/05/2024 - 07:22 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMISYARIAH

Pembiayaan EV di BSI Capai Rp 180 Miliar hingga Februari 2024

JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat komposisi pembiayaan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan listrik (electric vehicle/EV) mencapai Rp 180 miliar hingga Februari 2024.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyebutkan, pada periode tersebut pembiayaan kendaraan di BSI mencapai portofolio Rp 4,4 triliun, meningkat sebesar 48,3 persen secara tahunan (year on year/yoy). “Melihat tren tahunan dari tahun 2022 ke 2023 yang meningkat, penjualan mobil listrik diproyeksikan tetap tumbuh pada tahun ini,” kata Anton dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

BSI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan listrik bagi masyarakat. Komitmen tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya BSI dalam menjaga lingkungan dan mengurangi emisi karbon.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
MKWK Berbasis Proyek Universitas BSI Kenalkan Keanekaragaman Budaya Pada Anak Usia Dini

Anton optimistis pembiayaan kendaraan listrik di BSI pada tahun ini akan terus menunjukkan tren yang positif. Hal itu ditopang oleh potensi pasar dan permintaan dari masyarakat yang semakin besar serta banyaknya kebijakan dan kemudahan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam pembelian kendaraan listrik.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Selain itu, kata Anton, produsen baru banyak yang masuk ke Indonesia sehingga menambah kompetisi di pasar, salah satunya dengan penawaran harga yang bersaing bagi konsumen yang membeli kendaraan listrik. Perseroan juga memandang, terdapat beberapa hal yang membuat kendaraan listrik mulai diminati oleh masyarakat. Salah satunya, preferensi nasabah saat ini yang mendorong kemunculan kendaraan berwawasan lingkungan (KBL) menjadi tren tersendiri. Terlebih, jenis KBL memiliki nilai tambah performance, fitur, dan lainnya.

Berita Lainnya:
TBS Energi Utama Cetak Laba 16,4 Juta Dolar AS, Naik 12 Persen

Hal lain yang membuat kendaraan listrik diminati, yaitu harga yang bersaing dengan jenis kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) yang disebabkan adanya subsidi pemerintah. Perhitungan cost dan maintenance juga dianggap lebih efisien.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Selain itu, minat kendaraan listrik di masyarakat juga didukung dengan adanya relaksasi pajak dan ketentuan bebas ganjil-genap di kawasan Jakarta. “Terakhir tentunya motivasi masyarakat untuk ikut mengurangi emisi karbon, polusi dan kebisingan terkait penggunaan kendaraan,” kata Anton.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS

sumber : ANTARA

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi