Kamis, 30/05/2024 - 10:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Zulhas Sebut Revisi Permendag 36/2023 Kelar Pekan Ini, Apa saja yang Diubah?

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat berkunjung di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (14/3/2024). Kunjungan tersebut dalam rangka memantau aktivitas perdagangan selama Ramadhan dan kesiapan menjelang Idul Fitri 2024.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 JAKARTA — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023 terkait Kebijakan dan Peraturan Impor akan selesai pekan ini. Saat ini, revisi aturan yang sempat diprotes karena dinilai membatasi barang bawaan dari luar negeri khususnya para pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ini dalam tahap harmonisasi.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Ini sudah diharmonisasi, minggu ini saya kira revisinya sudah kelar,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Rabu (24/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Shopee Barokah Luncurkan Program Pelatihan Santri Siap Ekspor

Zulhas menyebutkan, tiga poin yang diubah dalam revisi Permendag 36/2023 yakni pencabutan daftar jenis dan jumlah barang kiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kemendag tidak lagi mengatur jumlah dan jenis barang bawaan kiriman PMI selama sesuai ketentuan senilai 1.500 dolar AS per tahun untuk tiap PMI.

“Saya ulangi lagi ya, PMI di Permendag 36 itu revisinya hanya 1.500 dolar AS, mengenai apa sajanya itu di PMK (Peraturan Menteri Keuangan), fiskal, jangan di kita ya. Saya sudah minta barang-barang kiriman PMI kalau tidak ada yang melanggar segera saja keluarkan. Satu hari bisa kelar,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Nekat jadi TKW Arab dan Bongkar Aib Gilanya: Saya Gak Pernah Nolak, Karena Itu Yang Saya Ingin Juga

Kedua, terkait aturan jenis dan jumlah barang bawaan penumpang umum dari luar negeri serta larangan dan pembatasan impor.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Terkait yang orang beli dua pasang, dua pasang berapa saja asal dia bayar pajak, fiskal. Jadi enggak saya lagi yang ngatur, itu yang ngatur di sana, di PMK. Masa kita yang ngatur, pajak bukan urusan Kemendag. Urusannya di PMK,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Menurut Zulhas, ketentuan mengenai larangan dan pembatasan impor akan kembali ke Permendag 25 Tahun 2022.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

“Lartas yang tidak bisa lartas ya, sudah kembali ke Permendag 25,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi