HARIANACEH.co.id|Banda Aceh – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Safrina Salim, melantik dan mengambil sumpah janji 59 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2023 dan dua Pejabat Fungsional Penyuluh KB Ahli Pertama Melalui Mekanisme Perpindahan Jabatan Tahun 2024, yang dilaksanakan di Aula setempat, Selasa (30/4/202) di Banda Aceh.
Kaper BKKBN Aceh, Safrina, mengatakan, untuk Provinsi Aceh berhasil meloloskan 83% PPPK asal Aceh dan sisanya dari Sumatera Utara.
“Saya mengucapkan terimakasih dan ucapan selamat kepada 59 PPPK dan dua Pejabat Fungsional Penyuluh KB Ahli Pertama yang baru saja dilantik. Bapak dan ibu yang berdiri dihadapan merupakan yang terbaik dari ratusan PLKB yang melamar sebagai Penyuluh KB PPPK di Aceh,” ujar Safrina.
Untuk itu Kaper berharap, setelah dilantik dapat meningkatkan capaian kinerja dan mensukseskan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di wilayah kerja masing-masing. Juga dapat bersinergi dengan lintas sektor terkait, perangkat gampong, dan tim TPK, dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Aceh, sehingga 2024, angka stunting turun 14%.
“Sebagai garda terdepan dan perpanjangan tangan BKKBN di desa, saya optimis program Bangga Kencana 2024 akan mencapai target. Sementara untuk kasus stunting, jika kita bersama-sama, maka tidak akan terlalu sulit, mari kita tuntaskan bersama, sehingga memenuhi target nasional 14 persen,” kata Safrina penuh semangat.
Pada 2023, Perwakilan BKKBN Aceh telah menerima Formasi sebanyak 61 PPPK. Terdiri dari PLKB Pemula dengan pendidikan SMA sebanyak 55 orang, Pendidikan D3 sebanyak dua orang, S1 tiga orang, dan satu formasi kosong Ahli Pertama karena tidak lulus.
Sementara itu, dari 55 Penyuluh KB PPPK yang dilantik berasal dari 20 kabupaten/kota dan tiga kabupaten/kota lagi tidak terima Formasi PPPK karena tidak lulus. Tiga kabupaten/kota tersebut yaitu Aceh Barat, Subulussalam, dan Langsa.
“Dari 60 Formasi yang tersisa 59 dilantik pada hari ini dan satu PPPK asal Aceh Timur tidak dapat dilantik karena terkendala administrasi di Badan Kepegawaian BKKBN Pusat. Semoga kendala ini cepat diselesaikan,” harapnya.
Diakhir sambutannya, Safrina juga menyampaikan pesan, agar kinerja ditingkatkan, disiplin, berintegritas, amanah, dan bertangungjawan dengan tugas yang diberikan, sehingga dapat berkontribusi pada suksesnya program Bangga Kencana di wilayah kerja masing-masing.
“Mari kita dukung upaya Perwakilan BKKBN Aceh menuju Wilayah Bebas Korupsi dan penerapan sistem manajemen anti penyuapan, dengan menjadi Penyuluh KB dan ASN yang berintegritas dan BerAKHLAK,” pungkas Kaper Safrina.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler