Selasa, 25/06/2024 - 15:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Pengamat Nilai PAN Harus Ubah Citra Zita Anjani Jika Ingin Mengusungnya di Pilgub Jakarta

JAKARTA — Partai Amanat Nasional (PAN) telah memunculkan sejumlah nama untuk bisa maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta 2024. Salah satu nama yang dimunculkan adalah Zita Anjani, putri dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. 

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai, nama Zita belakang dikenal karena kontroversi. Mengingat, beberapa waktu lalu Zita pernah mengunggah foto gelas kopi merek Starbucks menutupi Ka’bah di Instagram pribadinya. 

“Jadi saya lihat, kontroversi itu menjadi salah satu kekurangan Zita,” kata dia saat dikonfirmasi Republika, Ahad (5/5/2024).

Menurut dia, PAN harus berupaya untuk mengubah citra Zita apabila ingin mengusungnya dalam pilkada Jakarta 2024. Pasalnya, citra Zita belakang relatif negatif.

Berita Lainnya:
Antara Jakarta dan Jabar, Ridwan Kamil Tunggu Kepastian, tak Terkait Anies  

“Tinggal bagaimana sebenarnya membangun pencitraan ulang kalau ingin maju jadi calon gubernur maupun wakil gubernur,” kata Ujang. 

Ia menambahkan, nama Zita juga dinilai belum cukup kuat untuk diusung menjadi calon gubernur (cagub) Jakarta. Target paling realistis untuk PAN adalah mengusung perempuan yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta itu sebagai calon wakil gubernur (cawagub).

“Kalau saya melihatnya, yang memungkinkan adalah cawagub. Kalau gubernur, sulit. Berat,” kata dia.

Berita Lainnya:
Bobby Nyatakan Siap Lawan Ahok di Pilkada Sumut

Sebelumnya, PAN mulai memunculkan sejumlah nama yang berpeluang untuk maju dalam pilkada Jakarta 2024. Salah satu dari nama yang dimunculkan adalah Zita Anjani.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, terdapat tiga nama yang berpotensi untuk maju dalam pilkada Jakarta 2024. Tiga nama itu adalah Zita Anjani, Eko Patrio, dan Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha.

“Kalau Jakarta ada Zita, ada Pasha, ada Eko, tapi kan Eko calon menteri ya,” kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, di Jakarta, Ahad.

 

 

 

 

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَتَرَى الشَّمْسَ إِذَا طَلَعَت تَّزَاوَرُ عَن كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَت تَّقْرِضُهُمْ ذَاتَ الشِّمَالِ وَهُمْ فِي فَجْوَةٍ مِّنْهُ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ۗ مَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ ۖ وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُّرْشِدًا الكهف [17] Listen
And [had you been present], you would see the sun when it rose, inclining away from their cave on the right, and when it set, passing away from them on the left, while they were [laying] within an open space thereof. That was from the signs of Allah. He whom Allah guides is the [rightly] guided, but he whom He leaves astray - never will you find for him a protecting guide. Al-Kahf ( The Cave ) [17] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi