Senin, 17/06/2024 - 05:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Orang yang Mematikan Centang Biru di WA Biasanya Memiliki Ini Menurut Psikologi, Apakah Anda Juga?

BANDA ACEH – Dalam era digital saat ini, komunikasi melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Fitur centang biru, yang menandakan pesan telah dibaca, seringkali menjadi topik perbincangan.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Namun, ada individu yang memilih untuk mematikan fitur ini, sebuah pilihan yang dapat mengungkapkan banyak tentang kepribadian seseorang.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Psikologi modern telah mengidentifikasi berbagai ciri-ciri yang mungkin dimiliki oleh mereka yang memilih untuk menyembunyikan status baca pesan mereka. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Dari kebutuhan akan privasi hingga keinginan untuk mengontrol ritme komunikasi, alasan di balik keputusan ini sering kali mencerminkan aspek-aspek tertentu dari psikologi dan perilaku interpersonal.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Untuk itu simak dan pahami sepuluh ciri-ciri dari psikologis terkait orang yang mematikan centang biru di WhatsApp.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Dilansir dari Digital Daze, Sabtu (11/5), ciri-ciri tersebut diharapkan dapat membantu Anda memahami apakah alasan-alasan tersebut juga berlaku bagi Anda.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

1. Menghargai Privasi

Orang yang mematikan centang biru mungkin sangat menghargai privasi mereka. Mereka tidak ingin orang lain mengetahui kapan mereka online atau kapan mereka telah membaca pesan. Hal ini bisa jadi karena mereka ingin memiliki kontrol atas informasi yang mereka bagikan dengan orang lain.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

2. Sibuk dan Produktif

Orang yang sibuk dan produktif mungkin mematikan centang biru untuk menghindari gangguan. Mereka tidak ingin terjebak dalam lingkaran ‘balas-membalas’ pesan, dan mereka lebih memilih untuk fokus pada pekerjaan atau tugas mereka.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
Berita Lainnya:
Madura United Diyakini akan Kesulitan Melakukan Come Back kepada Persib Bandung

3. Ingin Menghindari Tekanan Sosial

Beberapa orang merasa tertekan untuk segera membalas pesan ketika mereka melihat centang biru. Mematikan centang biru dapat membantu mereka menghindari tekanan ini dan membalas pesan dengan santai.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

4. Menyukai Kebebasan

Orang yang mematikan centang biru mungkin menyukai kebebasan untuk merespon pesan kapanpun mereka mau. Mereka tidak ingin terikat dengan ekspektasi orang lain untuk segera membalas pesan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

5. Misterius

Mematikan centang biru dapat menambah aura misteri bagi seseorang. Hal ini dapat membuat mereka lebih menarik bagi orang lain yang ingin mengetahui apa yang mereka lakukan.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

6. Tidak Peduli Apa Kata Orang Lain

Orang yang mematikan centang biru mungkin tidak peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang kebiasaan mereka. Mereka memilih untuk melakukan apa yang mereka rasa terbaik untuk diri mereka sendiri.

7. Fokus pada Dunia Nyata

Orang yang mematikan centang biru mungkin lebih suka menghabiskan waktu di dunia nyata daripada di dunia maya. Mereka tidak ingin terobsesi dengan notifikasi dan pesan WhatsApp.

8. Ingin Melindungi Kesehatan Mental

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain di media sosial dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Mematikan centang biru dapat membantu orang untuk menghindari hal ini.

Berita Lainnya:
Izin Usaha Tambang adalah Cara Jokowi Sogok Ormas Keagamaan?

9. Memiliki Kepribadian Introvert

Orang yang introvert mungkin lebih suka menghabiskan waktu sendirian dan tidak ingin selalu terhubung dengan orang lain. Mematikan centang biru dapat membantu mereka untuk menjaga ruang pribadi mereka.

10. Korban Stalking Berlebihan atau Pelecehan Online

Dalam beberapa kasus, orang yang mematikan centang biru mungkin pernah menjadi korban stalking berlebihan yang dilakukan beberapa orang atau pelecehan online. Mematikan centang biru dapat membantu mereka untuk melindungi diri mereka dari hal ini.

Lebih dari sekadar Privasi: Psikologi di Balik Mematikan Centang Biru

Selain itu, Dr. Ramon Alvarez, seorang peneliti di bidang perilaku online, menghadirkan perspektif alternatif. “Mematikan centang biru dapat juga menunjukkan rasa kemandirian. Ini adalah cara bagi pengguna untuk menegaskan ‘Saya hidup sesuai jadwal saya sendiri.”’ 

Menariknya, penelitian Alvarez menunjukkan hubungan antara kelompok ini dengan kepribadian introvert. Bukan individu yang suka menyendiri, tetapi mereka yang lebih memprioritaskan refleksi diri daripada keterlibatan konstan dalam dunia digital.

Penting untuk diingat bahwa ini hanya beberapa ciri-ciri umum orang yang mematikan centang biru di WhatsApp. Tidak semua orang yang mematikan centang biru memiliki semua ciri-ciri ini, dan ada banyak alasan lain mengapa seseorang mungkin memilih untuk mematikannya.

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا الكهف [29] Listen
And say, "The truth is from your Lord, so whoever wills - let him believe; and whoever wills - let him disbelieve." Indeed, We have prepared for the wrongdoers a fire whose walls will surround them. And if they call for relief, they will be relieved with water like murky oil, which scalds [their] faces. Wretched is the drink, and evil is the resting place. Al-Kahf ( The Cave ) [29] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi