Rabu, 19/06/2024 - 00:44 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Mengaji Soal Hukum Amal Orang Hidup Untuk Orang Wafat 

 JAKARTA — Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam buku 37 Masalah Populer menjelaskan masalah amal orang yang masih hidup untuk orang yang sudah wafat. Dalam penjelasannya UAS merujuk pada pendapat para alim ulama yang berilmu tinggi, yang paham hadits dan Alquran.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Dalam penjelasannya UAS menjelaskan tentang amalan haji, puasa, kurban, sedekah dan lain sebagainya dari orang yang masih hidup untuk orang yang telah wafat.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Ibadah Haji 

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas, seorang perempuan dari Juhainah datang menghadap Nabi Muhammad SAW seraya berkata, “Sesungguhnya ibu saya bernazar untuk melaksanakan ibadah

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

haji. Ia belum melaksanakan ibadah haji. Kemudian ia meninggal dunia. Apakah saya boleh menghajikannya?”

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Rasulullah SAW menjawab, “Ya, laksanakanlah haji untuknya. Menurut pendapatmu, jika ibumu punya hutang, apakah engkau akan membayarkannya? Laksanakanlah, karena hutang kepada Allah lebih layak untuk ditunaikan.”

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah SAW mendengar seorang laki-laki mengucapkan, “Aku menyambut panggilan-Mu untuk Syubrumah.”

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Rasulullah SAW bertanya, “Siapakah Syubrumah?” Laki-laki itu menjawab, “Saudara saya” atau “Kerabat saya.”

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Rasulullah SAW bertanya, “Apakah engkau sudah melaksanakan haji untuk dirimu sendiri?” Ia menjawab, “Belum.”

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Rasulullah SAW berkata, “Laksanakanlah haji untuk dirimu, kemudian hajikanlah Syubrumah.” (HR Abu Daud)

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Rasulullah SAW Juga Punya Jin Qarin Seperti Manusia Lainnya, Tetapi....

Ibadah Puasa

Dari Aisyah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mati, ia masih punya hutang puasa, maka walinya (ahli warisnya) melaksanakan puasa untuknya.” (Hadits shahih riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, bahkan Imam Muslim memuatnya dalam Bab: Qadha’ Puasa Untuk Mayat).

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pendapat ulama tentang hadits ini

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Imam al-Baihaqi berkata dalam al-Khilafiyyat, “Masalah ini (masalah puasa untuk mayat) adalah kuat, saya tidak mengetahui ada perbedaan di kalangan ahli hadits tentang keshahihannya, oleh sebab itu wajib diamalkan.” 

Kemudian al-Baihaqi menyebutkan dengan sanadnya kepada Imam Syafi’i, Imam Syafi’i berkata, “Semua yang aku katakan, ternyata ada hadits shahih dari Nabi yang berbeda dengan itu, maka ambillah hadits, jangan ikuti pendapatku.”

Ibadah Kurban

Kurban untuk orang lain. Disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah SAW berkurban dua ekor kambing kibasy putih bersih dan bertanduk. Rasulullah SAW menyembelih keduanya dengan tangannya sendiri, beliau sebut nama Allah dan bertakbir. Beliau letakkan salah satu kakinya ke salah satu sisi kambing itu.”

Juga hadits riwayat Imam Ahmad dari hadits Abu Rafi, sesungguhnya Rasulullah SAW apabila berkurban, beliau beli dua ekor kambing kibasy yang gemuk, bertanduk dan putih bersih. Beliau sembelih salah satunya dengan mengatakan, “Ya Allah, ini untuk umatku semuanya yang bersaksi kepada-Mu dengan tauhid dan bersaksi terhadapku telah menyampaikan (risalah Islam).” 

Berita Lainnya:
Kesederhanaan Nabi Muhammad dan Kagumnya Mahatma Ghandi

Kemudian Rasulullah SAW menyembelih kambing berikutnya dengan mengatakan, “Ini untuk Muhammad dan keluarga Muhammad.” Dalam kitab Majma’ az-Zawa’id disebutkan bahwa sanadnya hasan. (Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani) tidak memberikan komentar dalam kitab at-Talkhish.

Kurban adalah ibadah badan, dasarnya adalah harta. Rasulullah SAW berkurban untuk keluarganya dan untuk ummatnya, semuanya. Tidak diragukan lagi bahwa kurban itu mendatangkan manfaat bagi mereka, mereka mendapatkan balasan pahalanya. Andai pahalanya tidak sampai kepada mereka, maka tidak ada gunanya kurban itu dilaksanakan Rasulullah SAW untuk mereka.

Ibadah Sedekah

Dari Sa’ad bin ‘Ubadah, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah, sesungguhnya ibu saya meninggal dunia, apakah saya bersedekah untuknya?”

Rasulullah SAW menjawab, “Ya.” Saya bertanya lagi, “Apakah sedekah yang paling utama?”

Rasulullah SAW menjawab, “Memberi air minum.” (Hadits riwayat an-Nasa’i, status hadits ini: hadits hasan menurut al-Albani).

Bukan Tradisi Hindu

Ada yang menuduh bahwa bersedekah untuk orang yang sudah meninggal selama tujuh malam itu tradisi Hindu. Benarkah demikian? Mari kita lihat riwayat kalangan salaf tentang masalah ini.

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًا فَلَن تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًا الكهف [41] Listen
Or its water will become sunken [into the earth], so you would never be able to seek it." Al-Kahf ( The Cave ) [41] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi