Minggu, 16/06/2024 - 09:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lokasi Terdampak Banjir Bandang Sumbar Pakai Helikopter

BANDA ACEH –  Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan bakal meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana banjir bandang material erupsi atau galodo Marapi Selasa (22/5) besok.Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi menyebut, jika tidak terjadi perubahan jadwal, Presiden Jokowi akan mengunjungi dua titik lokasi terdampak bencana galodo di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“InsyaAllah Presiden Jokowi nanti ke lokasinya yang terdampak Galodo Marapi menggunakan helikopter,” ucap Gubernur  Mahyeldi di Padang.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi juga telah mendampingi kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman ke lokasi terdampak bencana banjir bandang erupsi material gunung Marapi di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam,  pada Sabtu (18/5) kemarin.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Pada kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa Pemprov Sumbar akan segera memenuhi persyaratan agar bantuan rehabilitasi lahan pertanian yang rusak diterjang  bencana banjir lahar dingin dan longsor dapat segera dikucurkan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Menteri Iklim dan LH Norwegia Pelajari Kerja Lapangan Aksi Iklim di Indonesia

“Alhamdulillah, tadi kami bersama Bupati Agam telah mendampingi Bapak Mentan meninjau lahan pertanian masyarakat kita yang rusak karena bencana. Beliau menyatakan segera menganggarkan perbaikan lahan tersebut. Tinggal di kita untuk memenuhi persyaratannya. Kita komitmen bersama Pak Bupati untuk menyegerakan administrasi dan datanya,” ucap Gubernur Mahyeldi.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Sementara itu Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman menyatakan, pihaknya telah menerima laporan bahwa bencana banjir lahar dingin dan longsor di Sumbar turut berdampak pada rusaknya 2 ribu hektare (ha) lebih lahan pertanian yang mesti segera mendapatkan bantuan   rehabilitasi lahan.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“InsyaAllah kami akan bantu dalam waktu dekat. Terkait material abu vulkanik yang menimbun lahan persawahan nanti teknisnya itu akan dibangun kembali,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Selandia Baru Batal Pungut Pajak Kentut Sapi dan Domba

Menteri Pertanian menyatakan, pihaknya telah menghitung jumlah anggaran yang diperlukan untuk melakukan rehabilitasi lahan pertanian masyarakat terdampak bencana di Sumatra Barat 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Adapun anggaran  yang diperlukan untuk melakukan rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana, perhektarnya mencapai angka sekitar Rp 4,6 juta. Sehingga untuk total rehabilitasi lahan seluas 2 ribuan hektar itu dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp 10 miliar.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Nanti ditambah alat dan mesin pertanian itu sekitar Rp15-20 miliar,” ucap Mentan Amran.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Mentan juga meminta  Pemda melalui dinas terkait di kabupaten/kota dan provinsi untuk menyegerakan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang akan menerima bantuan. (*)

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَارْتَدَّا عَلَىٰ آثَارِهِمَا قَصَصًا الكهف [64] Listen
[Moses] said, "That is what we were seeking." So they returned, following their footprints. Al-Kahf ( The Cave ) [64] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi