Selasa, 25/06/2024 - 04:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Pengamat: Masalah UKT Penting Masuk Agenda Tim Transisi Prabowo-Gibran 

Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. Pengamat menilai polemik UKT tinggi mesti menjadi fokus pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

 JAKARTA — Masalah biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang melambung tinggi menjadi salah satu polemik yang tengah diseriusi di tengah masyarakat. Pengamat menilai polemik UKT tinggi mesti menjadi fokus pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

“Sekarang menjadi penting buat timnya Pak Prabowo, tim transisi untuk memasukkan agenda ini (polemik UKT),” kata Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji saat dihubungi Republika, Selasa (21/5/2024). 

Berita Lainnya:
UKT Batal Naik, Muhaimin Ingatkan Perencanaan Anggaran Pendidikan yang Komperehensif

Indra mengatakan, menurutnya jika UKT menjadi fokus pemerintah Prabowo dan adanya solusi atas polemik yang terjadi, hal itu bisa menjadi pencapaian tersendiri dari aspek pendidikan bagi awal pengabdian Prabowo sebagai RI 1 nantinya. 

Dia menyebut bahwa sistem pendidikan Indonesia saat ini memang salah kelola di bawah Mendikbudristek Nadiem Makarim yang dipilih oleh Presiden RI Joko Widodo. Menurut pandangannya, Mendikbudristek saat ini kurang berdialog dengan berbagai stakeholder, baik mahasiswa, guru, guru besar, hingga media. 

Berita Lainnya:
Kerja Sama Penelitian, Universitas BSI Teken MoU dengan Politeknik Negeri Banjarmasin

Sehingga dia menyebut yang bersangkutan membikin kebijakan pun menjadi semaunya. Termasuk polemik UKT yang termaktub dalam Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada PTN di Lingkungan Kemendikbudristek. 

Indra menekankan, ketika Prabowo didapuk sebagai presiden nantinya diharapkan benar-benar menangani masalah pendidikan terutama UKT. 

“Karena ini juga keberhasilan pendidikan akan menjadi kesuksesan juga dari pemerintahan Pak Prabowo,” ujar dia.

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ ۚ إِنَّا جَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۖ وَإِن تَدْعُهُمْ إِلَى الْهُدَىٰ فَلَن يَهْتَدُوا إِذًا أَبَدًا الكهف [57] Listen
And who is more unjust than one who is reminded of the verses of his Lord but turns away from them and forgets what his hands have put forth? Indeed, We have placed over their hearts coverings, lest they understand it, and in their ears deafness. And if you invite them to guidance - they will never be guided, then - ever. Al-Kahf ( The Cave ) [57] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi