Minggu, 16/06/2024 - 09:58 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Pengamat Sebut Polemik UKT Mahal Momen Tepat Tata Ulang Sistem Pendidikan Nasional

 JAKARTA – Pengamat menilai polemik uang kuliah tunggal (UKT) yang saat ini tengah memanas menjadi momen yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Dia menilai memang keruwetan pendidikan di Indonesia mesti segera terurai, terutama mengenai biaya pendidikan yang mahal.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Ini memang momentum yang tepat menata ulang kembali sistem pendidikan nasional. Kita kan punya pemimpin nasional yang baru, legislator yang baru, jadi menurut saya kalau memang ini dianggap penting ya harusnya kita tata ulang kembali,” tutur pengamat Pendidikan Indra Charismiadji saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Indra lantas menyinggung soal besaran anggaran pendidikan yang semestinya digelontorkan untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan seperti UKT. Diketahui, pos pendidikan mendapatkan alokasi anggaran 20 persen atau Rp 665,02 triliun dari total APBN 2024 sebanyak Rp 3.325 triliun.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Biaya UKT Mahal, Anies Minta Anggaran Pendidikan Ditambah

Namun, anggaran itu rupanya tidak cukup untuk mengantisipasi masalah biaya UKT yang meroket di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Indra juga menekankan bahwa sebenarnya ada banyak anggaran yang digelontorkan untuk pendidikan di luar APBN. Sumber-sumber pendanaan itu turut menjadi sorotan baginya.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Masalahnya enggak cuma Rp 665 triliun, itu kan baru APBN, belum APBD, belum dana masyarakat, sebetulnya kalau mau jujur anggaran pendidikan kita bisa Rp 1.000 triliun lebih tetapi kenapa bangsa ini enggak cerdas-cerdas juga, kenapa IQ kita cuma 78,49, kenapa kita bisa jeblok terus. Berarti ini bukan cuma masalah anggaran, tapi salah kelola,” tegasnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Nadiem Ingatkan Kenaikan UKT Harus Rasional

Lebih lanjut, berkaca dari klaim salah kelola itu, Indra menilai polemik UKT tinggi mesti menjadi fokus pemerintahan baru, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. “Sekarang menjadi penting buat timnya Pak Prabowo, tim transisi untuk memasukkan agenda ini (polemik UKT),” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Indra mengatakan, menurutnya jika UKT menjadi fokus pemerintah Prabowo dan adanya solusi atas polemik yang terjadi, hal itu bisa menjadi pencapaian tersendiri dari aspek pendidikan bagi awal pengabdian Prabowo sebagai RI 1 nantinya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Karena ini juga keberhasilan pendidikan akan menjadi kesuksesan juga dari pemerintahan Pak Prabowo,” ujar dia.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَيَسْأَلُونَكَ عَن ذِي الْقَرْنَيْنِ ۖ قُلْ سَأَتْلُو عَلَيْكُم مِّنْهُ ذِكْرًا الكهف [83] Listen
And they ask you, [O Muhammad], about Dhul-Qarnayn. Say, "I will recite to you about him a report." Al-Kahf ( The Cave ) [83] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi