Minggu, 16/06/2024 - 10:43 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Polisi Bongkar Pabrik Rumahan Narkoba PCC, Apa Dampaknya Jika Dikonsumsi?

JAKARTA — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta menyebutkan dampak dari carisoprodol bagi manusia. Salah satunya dapat menyebabkan halusinasi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Dampak buruknya yang pertama adalah halusinasi, kemudian yang paling berat, orang tersebut akan melakukan tindakan di bawah alam sadar sehingga mencelakakan diri sendiri bahkan orang lain,” kata Ketua Tim Penyidik dan Cegah Tangkal BBPOM DKI Jakarta Aam Aminah saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2024). 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Aam juga menjelaskan selain menimbulkan halusinasi, penggunanya tidak akan merasakan sakit dan akan menimbulkan ketergantungan terhadap obat tersebut. “Jadi, untuk masyarakat, mohon hati-hati jika ada anggota keluarganya yang menggunakan atau menyalahgunakan dari obat-obat tersebut, ” kata dia. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Kemudian terkait kasus pengungkapan pabrik narkotika jenis PCC (Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol) oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Aam menjelaskan bahwa produksinya memang dilarang untuk beredar. “Untuk PCC ini, khususnya carisoprodol, itu obat yang sudah dicabut izin edarnya sejak 2013 berdasarkan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI nomor HK 0413506133535, jadi memang untuk saat ini yang masuk ke Indonesia itu ilegal,” katanya.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Kemenkes koleksi 4.000 Data Genomik untuk Pantau Beragam Penyakit Genetik di Indonesia

Aam menjelaskan selain dilarang, pengungkapan pabrik obat rumahan ini juga menandakan bahwa produksinya tidak sesuai dengan cara produksi obat yang baik. “Jadi jika obat diproduksi oleh seseorang atau perusahaan yang memiliki izin, itu harus sesuai dengan cara produksi obat yang baik,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Ia menilai syarat itu tentu saja tidak dipenuhi dan kemudian syarat untuk keamanan, mutu dan khasiat obatnya juga tidak ada yang menjamin. “Sehingga dikhawatirkan untuk pengguna atau masyarakat yang menyalahgunakan dari obat ini akan mengalami hal-hal yang negatif,” ujar Aam. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Panitia Kurban Harus Tahu, Ini Cara Kelola Limbah Kurban Agar tak Cemari Lingkungan

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar pabrik narkotika rumahan dengan barang bukti berupa tablet PCC (paracetamol, cafein, dan carisoprodol) dan hexymer sebanyak 2,4 juta butir di Kampung Legok Rati Desa Tajur RT.002/003 Kelurahan Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Tablet narkotika jenis PCC berjumlah 1,2 juta tablet, hxymer 1,1 juta tablet dan tablet yang diduga carisoprodol berjumlah 210 ribu tablet, dengan jumlah keseluruhan 2,4 juta tablet,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا الكهف [30] Listen
Indeed, those who have believed and done righteous deeds - indeed, We will not allow to be lost the reward of any who did well in deeds. Al-Kahf ( The Cave ) [30] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi