Jumat, 21/06/2024 - 04:50 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Sumbar Diprediksi Hujan Hebat dalam 3 Hingga 4 Hari ke Depan

Hujan (ilustrasi). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat dalam 3-4 hari ke depan.

ADVERTISMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat dalam 3 hingga 4 hari ke depan. Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani  mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini di wilayah Pulau Sumatra bagian utara, tengah, dan termasuk Sumatra Barat.

ADVERTISMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Dari analisis tersebut tim Meteorologi BMKG mendapati peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut karena dipicu oleh adanya fenomena Madden Julian-Oscillation (MJO), gelombang Ekuator Rossby dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi). Selain itu, kata dia, adanya faktor kondisi lokal menunjukkan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif akibat labilitas atmosfer yang kuat di Sumatra Barat.

ADVERTISMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji kepada para Calon Haji Provinsi Aceh dari Bank Aceh Indonesia
Berita Lainnya:
Jampidsus Kejagung Diduga Dikuntit, LP3HI Minta Polri Lacak Pemberi Perintah

“Maka hingga 3-4 hari mendatang kondisi dinamika tersebut mendukung masih adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumatra Barat,” ujarnya.

ADVERTISMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan dan mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca BMKG, serta mematuhi arahan atau panduan dari pemerintah sehingga bisa memitigasi sejak dini atas dampak yang ditimbulkan.

ADVERTISMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Berdasarkan panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bila hujan telah mengguyur lebih dari 120 menit dan jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter maka, masyarakat di pesisir sungai/lereng bukit diharapkan untuk segera berlindung atau mengevakuasi diri karena kondisi demikian membuka kemungkinan terjadi bencana; banjir, tanah longsor dan seterusnya.

ADVERTISMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Penghargaan Digital Goverment Award (DGA) Summit 2024
Berita Lainnya:
Hiu Paus di Botubarani Gorontalo Dikabarkan 'Hilang' Sejak Munculnya 2 Ekor Paus Orca

BMKG menilai imbauan tersebut penting pula untuk diperhatikan oleh masyarakat Sumatra Barat secara khusus. Dengan begitu diharapkan masyarakat setempat terhindar dari dampak bencana banjir susulan yang mengandung material lahar dingin Gunung Marapi, sebagaimana yang terjadi sebelumnya pada 11 Mei 2024 hingga menimbulkan korban jiwa dan dampak kerusakan dengan jumlah yang cukup besar.

ADVERTISMENTS
Ucapan Selamat atas Pelantikan Jabatan di Pemerintah Aceh. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

sumber : Antara

ADVERTISMENTS
Selamat dan Sukses atas dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Sumber: Republika

ADVERTISMENTS
Bayar Jalan Tol dengan menggunakan Pengcard

Reaksi & Komentar

أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدتُّ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُم مَّلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا الكهف [79] Listen
As for the ship, it belonged to poor people working at sea. So I intended to cause defect in it as there was after them a king who seized every [good] ship by force. Al-Kahf ( The Cave ) [79] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi