Selasa, 25/06/2024 - 15:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Sulit Buang Air Besar? 5 Buah Ini Bisa Jadi ‘Obat’-nya

JAKARTA — Sulit buang air besar atau sembelit bisa memunculkan keluhan yang sangat tidak nyaman. Salah satu penyebab dari timbulnya masalah sembelit adalah kurangnya asupan serat.

“Sembelit biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan serat, cairan, dan olahraga,” jelas Mayo Clinic, seperti dilansir BestLife pada Selasa (21/5/2024).

Di samping ketiga hal tersebut, sembelit juga bisa disebabkan oleh beragam hal lain. Salah satu di antaranya adalah penggunaan obat-obatan tertentu. Pada dasarnya, sembelit merupakan keluhan yang cukup umum dialami oleh banyak orang. Akan tetapi, sembelit yang terjadi dalam jangka panjang sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter.

Selain itu, ada beberapa perubahan dalam pola makan yang juga bisa dilakukan untuk memperlancar buang air besar. Salah satu perubahan tersebut adalah menyantap buah-buahan. Berikut ini adalah lima buah yang diketahui bisa membantu memperlancar buang air besar:

1. Kiwi

Menurut ahli gastroenterologi, Joseph Salhab MD, orang-orang bisa mendapatkan serat 50 persen lebih banyak bila menyantap buah kiwi bersama dengan kulitnya. Selain itu, kiwi juga memiliki efek yang setara dengan buah plum dalam hal memperlancar buang air besar.

Berita Lainnya:
Xylitol, Pemanis Buatan yang Diklam Lebih Sehat dari Gula Berisiko Picu Penggumpalan Darah

“Saya menyantap sekitar dua buah (kiwi) setiap pagi,” ujar dr Salhab.

Kebiasaan serupa juga direkomendasikan dalam studi terbaru pada The American Journal of Gastroenterology. Studi ini mengungkapkan bahwa konsumsi dua buah kiwi per hari lebih efektif dalam mengobati sembelit dibandingkan mengonsumsi suplemen psyllium.

2. Buah naga kuning

Dr Salhab menyatakan buah naga kuning memiliki prebiotik alami yang bisa menunjang bakteri baik di dalam usus. Selain itu, buah naga kuning juga memiliki rasa yang sedikit lebih manis bila dibandingkan dengan buah naga pink.

3. Buah beri

Buah-buah beri seperti bluberi, blackberry, serta strowberi dikenal kaya akan serat dan cairan yang bisa membantu memperlembut feses. Buah beri pun diketahui tinggi akan antioksidan yang baik untuk memelihara kesehatan usus dan hati.

Yang tak kalah menarik, buah beri bisa disimpan lebih lama dengan mudah di dalam freezer. Selain dimakan secara utuh, buah beri juga cocok untuk diolah menjadi smoothie.

4. Apel

Dr Salhab menyatakan, buah apel memiliki pektin yang bisa mempercepat gerakan usus. Oleh karena itu, konsumsi apel bisa membantu meringankan keluhan sembelit.

Berita Lainnya:
Dokter Paru: Jangan Anggap Vape Lebih Aman dari Rokok Biasa

Tak hanya itu saja, apel pun dikenal kaya akan serat. Satu apel berukuran sedang yang dimakan bersamaan dengan kulitnya bisa memberikan asupan serat sebanyak 2,1 gram.

Studi terbaru juga menunjukkan bahwa konsumsi apel dapat meningkatkan frekuensi gerakan usus dan mengurangi waktu yang diperlukan oleh seseorang untuk buang air besar di toilet.

5. Pir

Buah mempunyai gula alkohol alami bernama sorbitol yang juga bisa berperan sebagai pencahar alami. Senyawa sorbitol mampu membawa air ke usus selama proses pencernaan sehingga feses menjadi lebih lembut dan mudah bergerak di dalam saluran pencernaan.

Serat yang terdapat di dalam pir juga tak kalah tinggi. Satu pir berukuran sedang bisa memuat lebih dari 5,5 gram serat. Jumlah ini dapat mencukupi sekitar 20 persen kebutuhan asupan serat harian tubuh.

Buah pir juga bisa menjadi solusi untuk anak-anak dengan masalah sembelit. Buah pir ini bisa dikombinasikan dengan apel dan diberikan dalam bentuk jus.

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

أَفَحَسِبَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَن يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِن دُونِي أَوْلِيَاءَ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ نُزُلًا الكهف [102] Listen
Then do those who disbelieve think that they can take My servants instead of Me as allies? Indeed, We have prepared Hell for the disbelievers as a lodging. Al-Kahf ( The Cave ) [102] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi