Minggu, 16/06/2024 - 10:40 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Kemenkop UKM Jajaki Kerja Sama dengan China untuk Kembangkan UMKM

 JAKARTA — Kementerian Koperasi dan UKM bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah investor China yang tergabung dalam The Changsa E-Commerce Association, untuk mendorong pengembangan UMKM berbasis teknologi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Staf Ahli Menteri Bidang Produktivitas dan Daya Saing Kemenkop UKM Herbert Siagian, dalam siaran pers di Jakarta, Senin, menjelaskan potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan China sangat besar, khususnya dalam pengembangan UMKM.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Saya berharap dalam pertemuan ini, akan ada peluang kerja sama antara Indonesia dan China dalam pemberdayaan UMKM khususnya melalui teknologi untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi,” kata Herbert saat menerima delegasi The Changsha E-Commerce Association di Jakarta, Senin (27/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Ia berharap rencana kerja sama antara Hippindo dan The Changsha E-Commerce Association dapat ditindaklanjuti dengan memastikan keterlibatan UMKM untuk dapat masuk dalam rantai pasok.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Berbagai kebijakan dan program untuk kemajuan UMKM di Indonesia kami terapkan, termasuk menjadikan UMKM sebagai bagian dari rantai pasok global, memperluas jaringan pemasaran (ekspor), mengalokasikan pengeluaran pengadaan pemerintah untuk UMKM, dan memperkuat kemitraan bisnis,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Beijing: Sanksi Terhadap Perusahaan dan Individu AS Sudah Sah

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) total nilai ekspor Indonesia ke China sepanjang 2023 tercatat sebesar 258,82 miliar dolar AS. Komoditas utama yang diekspor, yaitu bahan bakar mineral, lemak hewan/nabati, besi dan baja, serta mesin dan peralatan elektronik.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Herbert mengatakan China merupakan salah satu negara yang sudah maju dalam aspek infrastruktur, industri manufaktur, termasuk sektor pertanian, sehingga banyak sekali peluang kerja sama yang seharusnya bisa dijalin oleh kedua negara.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengajak para pelaku usaha di Indonesia untuk memanfaatkan program alokasi 40 persen belanja pemerintah melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), karena potensi pasar yang bisa diraih oleh pelaku usaha khususnya UMKM sangat besar.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Budihardjo juga menjelaskan bahwa The Changsha E-Commerce Association dapat memanfaatkan program tersebut selama mereka mendirikan perusahaan di Indonesia dan mampu memenuhi aturan terkait tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Ini Cerita Sukses Ibu Elly, Nasabah PNM Mekaar Perintis Usaha Nastar Semanggi

Untuk itu, ia mengajak para calon investor China untuk bisa segera merencanakan pembangunan pabrik atau industri di Indonesia karena potensi pasar Indonesia sangat besar.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Jadi kita butuh vendor dan butuh pabriknya untuk memenuhi pasar domestik dan ke depan bisa diekspor. Kita tahu pasar domestik kita sangat besar, jika mampu memenuhi TKDN itu luar biasa besarnya peluangnya,” ujar Budihardjo.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

President of The Changsha E-Commerce Association, Wang Yingping, mengapresiasi niat baik dari Kemenkop UKM dan Hippindo yang akan melakukan kerja sama bisnis.

Menurut dia, ini menjadi salah satu peluang yang baik bagi pelaku bisnis di China untuk lebih memaksimalkan pertumbuhannya.

“Anggota kami ada lebih dari 300 yang terdiri dari berbagai sektor. Jadi kedatangan kami ke sini adalah untuk melakukan konsultasi kebijakan, saling belajar, saling mengenal, dan menggali potensi yang ada,” kata Wang.

Wang berharap dapat menghasilkan komitmen kerja sama sehingga hubungan bilateral kedua negara dapat semakin solid.

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا الكهف [39] Listen
And why did you, when you entered your garden, not say, 'What Allah willed [has occurred]; there is no power except in Allah '? Although you see me less than you in wealth and children, Al-Kahf ( The Cave ) [39] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi