Selasa, 18/06/2024 - 11:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Menlu Norwegia: Pengakuan Negara Palestina Tonggak Sejarah

OSLO – Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan pengakuan Norwegia pada negara Palestina merupakan pesan dukungan yang jelas pada “kekuatan moderat” di Palestina dan Israel. Norwegia, Spanyol dan Irlandia resmi negara Palestina.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Selama 30 tahun lebih, Norwegia merupakan salah satu negara yang mengadvokasi negara Palestina. Pengakuan Norwegia bahwa Palestina adalah negara hari ini mewakili tonggak sejarah hubungan Norwegia-Palestina,” kata Eide dalam pernyataannya seperti dikutip dari Aljazirah, Selasa (28/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Pengakuan Norwegia bahwa Palestina adalah negara merupakan pesan dukungan yang jelas kekuatan moderat di dua negara,” tambahnya.  

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Sekretaris Jenderal Norwegian People’s Aid, Raymond Johansen, mengatakan dengan semakin banyak negara yang mengakui Palestina harapannya hal ini akan menekan Israel untuk menegosiasikan solusi.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Saat ini masih sangat jauh dari negosiasi antara pihak-pihak (yang berkonflik) tapi (keputusan Norwegia mengakui Palestina) merupakan langkah ke arah yang tepat,” kata mantan Menteri Luar Negeri Norwegia itu.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Johansen menambahkan Amerika Serikat selalu merupakan sekutu dekat Israel. Bila Washington mengubah kebijakannya, kata Johansen, dan “memberikan tekanan pada Israel” maka proses perdamaian yang hampir mati akan mengalami perubahan.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“Namun tidak sebelum itu karena jelas pemerintah Israel sangat percaya diri dengan apa yang mereka lakukan, dengan mengatakan mereka akan ‘membersihkan’ segala. Sejauh ini mereka dapat terus melakukan karena perlawanan terhadap kebijakan mereka tidak cukup kuat,” kata Johansen.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Roket Pejuang Palestina Tembus Tel Aviv

“Kami sudah melihat semacam tsunami diplomasi pekan ini, tapi tidak akan berdampak pada pemerintah Israel dan (pasukan Israel) saat ini,” tambahnya. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Hingga Selasa, Palestina baru diakui 11 dari 27 negara anggota Uni Eropa (EU). Delapan negara, Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Hungaria, Malta, Polandia, Romania, dan Slovakia, sudah mengakui Palestina sejak 1988 sebelum bergabung ke EU. Swedia kemudian mengakui Palestina pada 2014.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Pekan ini, negara anggota EU Spanyol dan Irlandia, serta Norwegia yang bukan negara anggota EU, resmi mengakui negara Palestina.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Ahad (25/5/2024) lalu, serangan roket Israel ke kamp pengungsi di Kota Rafah menewaskan sekurangnya 40 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Perdana  Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (27/5/2024) menyebut serangan udara ke kamp pengungsi tersebut sebagai “insiden tragis” serta berjanji akan menyelidiki hal tersebut. Padahal, pihak militer Israel menyebut senjata yang mereka gunakan adalah senjata “presisi”.

Di lokasi terpisah, Amerika Serikat mendesak Israel untuk melakukan penyelidikan internal setelah Tel Aviv melancarkan serangan udara mematikan di kamp pengungsi di Rafah akhir pekan lalu, yang menewaskan dan melukai puluhan warga sipil Palestina.

Berita Lainnya:
Beda IDF dan Netanyahu Soal 'Pembantaian' Warga Palestina di Rafah, Siapa Berbohong?

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan Amerika Serikat segera menghubungi Israel ketika berita mengenai serangan itu tersiar untuk mengungkapkan keprihatinan mendalam atas apa yang terjadi, meminta informasi lebih lanjut, dan mendesak Tel Aviv untuk melakukan penyelidikan penuh.

Miller mengatakan Amerika Serikat juga telah mencatat klaim Israel bahwa insiden itu mungkin disebabkan oleh serangan terhadap gudang amunisi kelompok pejuang Palestina, Hamas.

“Tidak jelas bagi saya apakah mereka benar-benar mengetahuinya, tetapi mereka perlu mencari tahu, mereka perlu melakukan penyelidikan. Kami akan menunggu penyelidikan tersebut dan menekan mereka untuk memastikan bahwa hasil penyelidikan disajikan secara terbuka dan secara transparan kepada kami dan dunia,” kata dia kepada wartawan, Selasa (28/5/2024).

Meskipun menuntut penyelidikan internal ke Israel, Miller menegaskan bahwa tidak ada perubahan kebijakan Amerika Serikat terhadap konflik Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Militer Israel merangsek masuk Kota Rafah pada 7 Mei, tujuh bulan setelah melancarkan agresi besar-besaran ke Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 sehingga menyebabkan eskalasi konflik terbesar di kawasan tersebut dalam beberapa dasawarsa.

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

قَالَ أَرَأَيْتَ إِذْ أَوَيْنَا إِلَى الصَّخْرَةِ فَإِنِّي نَسِيتُ الْحُوتَ وَمَا أَنسَانِيهُ إِلَّا الشَّيْطَانُ أَنْ أَذْكُرَهُ ۚ وَاتَّخَذَ سَبِيلَهُ فِي الْبَحْرِ عَجَبًا الكهف [63] Listen
He said, "Did you see when we retired to the rock? Indeed, I forgot [there] the fish. And none made me forget it except Satan - that I should mention it. And it took its course into the sea amazingly". Al-Kahf ( The Cave ) [63] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi