“Cuma kita ingin menyerukan umat kita nih umat Islam jangan mengganggu tapi juga jangan hadir, jangan nonton di TV engak usah ya Ikhwan, enggak usah,” tegasnya.
Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menanamkan prinsip ayat yang termaktub dalam Surah Al-Quran, yakni Surah Al-Kafirun ayat 6.
Ia menjelaskan bahwasanya agenda terbesar Paus menyambangi Indonesia mengadakan Misa Suci Akbar yang mengandung unsur ibadah umat Katolik dalam kepercayaan agama mereka.
Habib Rizieq mengatakan Lakum Dinukum Waliyadin sebagai jalan terbaik terkait hal toleransi antar umat beragama perihal cara beribadah kepada Tuhan.
“Mereka punya agama, Lakum Dinukum Waliyadin, kita punya keyakinan, jangan kita campur aduk agama kita dengan agama lain,” tuturnya.
Sebelumnya, Sri Paus Fransiskus telah menyelesaikan agenda perjalanan apostolik ke Indonesia sejak 3-6 September 2024. Terkini, pria bernama lahir Jorge Mario Bergoglio telah meninggalkan Indonesia sejak Jumat (6/9/2024) untuk menuju Papua Nugini.































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…