NASIONAL
NASIONAL

Ditantang HRS, Pasukan Berani Mati Jokowi Batal Adakan Apel Akbar di Jakarta

Seharusnya, sambung Gatot, Presiden Jokowi harusnya melarang jika ada pasukan semacam itu. “Cukup disampaikan, saya ini punya Paspampres, punya TNI-Polri,” tegasnya.

Namun jika Presiden tidak mengklarifikasi atau melarang apel tersebut, Gatot berpendapat bahwa hal itu dapat menimbulkan dugaan bahwa presiden sudah tidak percaya lagi dengan kemampuan TNI, Paspampres, dan Polri.

Gatot juga menekankan pentingnya seorang pemimpin untuk bertindak dengan sepenuh hati demi kepentingan rakyat. Jika rencana apel ini dibiarkan dan terjadi bentrokan, korban utamanya adalah rakyat. “Kalau ini dibiarkan terjadi, kalau ada bentrokan kan yang korban rakyat juga,” pungkasnya.[] 

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya