“Ini adalah hasil akhir dari semua pekerjaan yang dilakukan selama bertahun-tahun, tetapi juga dari pengorbanan keluarga saya, orang tua saya, saudara laki-laki saya dan semua tim saya yang telah mendukung saya tanpa syarat,” ujar pembalap berusia 26 tahun tersebut.
Jorge Martin menjadi pengendara independen pertama yang meraih gelar juara MotoGP sejak memasuki era baru. Martinator meraih gelar juara dengan memenangkan tiga GP pada musim ini.
“Tahun lalu saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan mencoba lagi dan inilah saya, menuai hasil dari seluruh hidup yang didedikasikan untuk olahraga yang luar biasa ini. Saya ingin berterima kasih kepada tim Pramac dan Ducati karena telah memberi saya kesempatan untuk tiba di MotoGP dan tumbuh bersama,” ujar Martin.
Untuk MotoGP musim balap 2025, Jorge Martin resmi pindah ke Aprilia Racing dengan kontrak multi-tahun. Martin yang selama dua musim terakhir, termasuk musim ini selalu bersaing menjadi juara dunia bersama Pramac Racing, pada musim depan akan memperkuat Aprilia untuk menggantikan Aleix Espargaro yang pensiun pada akhir musim ini.
Aprilia mengumumkan kedatangan rider anyar asal Spanyol itu pada 4 Juni 2024 lalu setelah tes di Sirkuit Mugello berakhir, dengan mengunggah video Espargaro yang mempersilahkan Martin menemui bos Aprilia, Massimo Rivola.
“Sebuah jalur pertumbuhan yang tak terbendung, Jorge adalah landasan untuk mencapai tujuan yang kita semua cari dengan rasa lapar yang besar di Aprilia Racing,” kata Rivola seperti dikutip dari laman resmi MotoGP, beberapa waktu lalu.
“Terima kasih kepada Dr. Michele Colaninno atas kesempatan ini, kami berbicara tadi malam dan tanpa membuang waktu kami mengambil keputusan,” tambahnya.
Jorge Martin sempat dirumorkan diminati pabrikan utama Ducati yang sedang mencari pembalap yang tepat untuk menemani juara dunia MotoGP dua kali Francesco Bagnaia pada musim depan. Namun kemudian, pilihan Ducati jatuh kepada Marc Marquez.
Di Aprilia, Jorge Martin akan membalap bersama Marco Bezzechi yang direkrut dari tim Pertamina Enduro VR46 Marco Bezzecchi untuk menggantikan Maverick Vinales. Adapun Vinales, mulai tahun depan akan membalap bersama tim satelit Red Bull KTM Tech 3.
Dilansir dari wawancaranya bersama MotoGP, belum lama ini, Vinales mengatakan bahwa keputusannya untuk keluar dari Aprilia dan bergabung bersama tim satelit Red Bull KTM Tech 3 untuk musim depan bukan karena datangnya Martin. Ia mengatakan keputusan yang diambilnya ini ‘begitu cepat’ dan pada akhirnya ia mengatakan Aprilia pantas mendapatkan pembalap berbakat seperti Martin yang selama dua musim terakhir, termasuk musim ini selalu bersaing dalam jalur juara.

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler