NASIONAL
NASIONAL

‘Miftah Minta Maaf Bukan karena Merasa Bersalah Melainkan Takut Kehilangan Jabatan’

Teddy mengatakan karakter yang Gus Miftah ciptakan adalah karakter nyeleneh, untuk membedakan dia dengan penceramah yang lain. Tapi mungkin karena tidak punya kemampuan mewarnai karakter tersebut, sehingga yang muncul ke permukaan adalah sikap tengil dan sok asik.

“Salah satu contoh, ketika dia toyor istrinya dihadapan publik, Dia pikir itu keren, nyeleneh, padahal memuakkan,” sambungnya.

Dia menyinggung awal kejayaan Band Slank, dimana personil bersikap slengean. Ini terwujud juga dalam lagu-lagu mereka.

“Mereka keren. Nah ada beberapa orang yang biar dibilang keren, berlagak slengean, dibuat-buat slengean, yang ada enggak keren, malah jadi kayak gembel. Nah Miftah seperti itu, dibuat-buat biar dianggap keren,” sebutnya.

Berita Lainnya:
KPK Amankan Rp850 Juta saat OTT di Depok

Dia mengatakan iIni jadi pelajaran bagi Gus Miftah untuk mengukur diri, sadar posisi.

“Bahwa anda ada di industri ini bukan karena ilmu ceramah tapi karena keunikan. Mulai upgrade diri, fokus pada isi ceramah, enggak perlu sok asik dan sok keren, karena anda malah terlihat tengil dan enggak keren,” kritisinya.

Teddy Gusnaidi mengingatkan ulama sahabat para artis itu untuk menjadi diri sendiri dan gali potensi, sehingga ke depan bisa menjadi penceramah yang keren.

Berita Lainnya:
Baru 3 Jam Bebas dari Rutan Ponorogo, Pemuda Ini Langsung Bobol Rumah Tetangga

“Jangan dulu ngajarin orang karena anda yang butuh pengajaran. Jangan dulu ceramahin orang, karena anda yang sangat butuh diceramahin. Anda harus sadar bahwa anda adalah buah yang belum matang pohon, buah yang dikarbit, lemah, sehingga star syndrome,” tuturnya.

“Berhenti mengajar, banyak belajar, Kalau sekarang ini, lu gak keren, lu tengil dan sok asik,” pungkasnya. ***

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya