BANDA ACEH – Oposisi Suriah merayakan kemenangannya atas tergulingnya rezim Presiden Bashar Al-Assad dan langsung mendeklarasikan kota Damaskus, ibu kota Suriah, kini bebas dari tiran Bashar al-Assad.
Oposisi bersenjata Suriah mengatakan para pejuangnya telah merebut ibu kota Damaskus, dan Presiden Bashar al-Assad telah kabur meninggalkan Suriah.
Komandan Hayat Tahrir al-Sham, Abu Mohammed al-Julani, mengatakan semua lembaga negara akan tetap berada di bawah pengawasan perdana menteri al-Assad sampai mereka diserahkan secara resmi.
Pengumuman tersebut disampaikan beberapa jam setelah kelompok oposisi merebut beberapa kota dalam serangan kilat.
Melambaikan tangan ke pasukan oposisi Suriah
Warga kota Damaskus, ibu kota Suriah melambaikan tangan ke pasukan oposisi yang memasuki kota sejak Sabtu, 7 Desember 2024. Oposisi Suriah merayakan kemenangannya atas tergulingnya rezim Presiden Bashar Al-Assad dan langsung mendeklarasikan kota Damaskus, ibu kota Suriah, kini bebas dari tiran Bashar al-Assad.
Qatar, Arab Saudi, Yordania, Mesir, Irak, Iran, Turki dan Rusia mengeluarkan pernyataan bersama pada malam sebelumnya, menggambarkan krisis ini sebagai “perkembangan berbahaya” dan menyerukan solusi Politik.
Politisi AS Happy, Rezim Bashar al-Assad: Sesuai Ekspektasi
Anggota Kongres dari Partai Demokrat Brendan Boyle mengatakan berakhirnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad harus menjadi “kesempatan bagi rakyat Suriah untuk menentukan masa depan mereka sendiri, bebas dari penindasan dan kekerasan sektarian”.
HTS, faksi oposisi bersenjata dominan yang memimpin serangan yang menggulingkan presiden Suriah, ditetapkan sebagai kelompok “teroris” oleh AS.
“Setelah bekerja tanpa kenal lelah selama satu dekade terakhir sebagai pendukung gerakan Suriah Merdeka di Kongres, saya lega melihat bahwa pelakunya telah jatuh,” kata Boyle dalam sebuah unggahan di media sosial.
Perkembangan Politik di Suriah Terjadi Sangat Cepat
Dalam 10 hari terakhir dinamika politik di Suriah bergerak sangat cepat dan mengubah masa depan negara itu.
Para pemberontak yang berhasil keluar dari kubu mereka di barat laut Idlib membuat kemajuan pesat, merebut Aleppo, Hama dan Homs.
Kini mereka menguasai Kota Damaskus yang merupakan pusat kekuasaan Presiden Bashar al-Assad.
Orang-orang terkejut dan tidak percaya tetapi juga gembira. Tidak ada kata-kata untuk menjelaskan perasaan mereka.
Hal ini terutama berlaku bagi ratusan ribu warga Suriah yang meninggalkan Suriah.
Mereka yang melarikan diri karena tuntutan hukum atau mencari kehidupan yang lebih baik.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler