Menanggapi harapan Zulaiha, Safriati menegaskan dukungannya dan akan segera menghubungi dinas terkait untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan Lapas Kelas II B Sigli.
“Nanti akan kami sampaikan kepada dinas terkait untuk memberikan pelatihan-pelatihan yang bisa ibu-ibu ikuti dan terapkan, sehingga saat keluar nanti menjadi bekal memperbaiki kehidupan setelah keluar Lapas,” ujar Safriati.
Kepada warga binaan, wanita yang juga menjabag sebagai Ketua Dekranasda Aceh itu mengimbau agar warga binaan benar-benar memanfaatkan waktu selama di Lapas untuk memperbaiki diri dan berbenah menjadi lebih baik.
“Insya Allah ibu, ada kabar gembira dari Pak Presiden Prabowo yang akan memberi remisi besar-besaran. Ini tentu menjadi kesempatan bagi ibu-ibu semua, terus berbenah, tunjukkan bahwa kita bisa menjadi lebih baik,” kata Safriati.
Istri Pj Gubernur Aceh itu menegaskan, dirinya akan terus berusaha bekerja sebaik mungkin sekama mengabdi di Bumi Serambi Mekah. “Saya selalu diingatkan oleh suami saya, agar terus berusaha untuk bisa melakukan yang terbaik di sisa masa pengabdian kami di Aceh.”
“Selamat Hari Ibu untuk semua Perempuan-perempuan Hebat di sini,” Safriati menghentikan kata-katanya. Matanya berkaca-kaca, air mata bergelayut di kelopak matanya. Perlahan airmatanya kembali menetes. Dialog sore ini benar-benar menguras emosinya sebagai perempuan. Cerita dan kisah warga binaan yang seluruhnya perempuan sungguh menyentuh hatinya.
“Saya tahu Ibu-ibu punya potensi dan sumberdaya. Saya tahu Ibu-ibu adalah pribadi yang kuat. Jadikanlah pengalaman di belakang untuk menjadi lebih baik di masa mendatang. Jangan patah semangat,” pungkas Safriati.
Di Lapas Perempuan Sigli, Pj Ketua TP PKK Safriati menyerahkan 140 Paket Ibadah dari PT Mifa, berupa mukena, sajadah, handuk dan Al-Qur’uran. 140 Paket Hygiene dari PT Mifa (pembalut, roll on, sukat gigi, odol, sabun cair dan shampoo).
Selanjutnya, 20 paket ibadah dari Bank Aceh, berupa mukena, sajadah, handuk dan Al-Qur’uran. 20 paket hygiene kit Bank Aceh (pembalut, roll on, sukat gigi, odol, sabun cair dan shampoo). 6 paket bayi dari Bank Aceh dan PT Mifa, berupa paket alat mandi bayi (sabun shampoo, minyak kayu putuh, minyak telon, body lotion), baju dan celana bayi dan 6 paket dari istri anggota dpra untuk bayi, berupa susu SGM, pampers, vitamin dan biskuit.
Pada kegiatan ini Pj Ketua TP PKK Aceh turut didampingi oleh Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Sukmawati, Kadistanbun Aceh Cut Huzaimah, Kadis DP3A Meutia Juliana, Direktur RSJ Hanief, Istri KPlt Ketua Umum Pikabas Bank Aceh Ernita Fadhil Ilyas serta Pj Ketua TP PKK Pidie dan Ketua DWP Pidie. []































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler