“Ada 2 lukisan di mana saat saya ngerasani, kok ini gak sesuai dan gak cocok dengan tema,” terangnya di akun YouTube Podcast PutCast Mojokdotco.
“Jika tetap dipajang, ini akan merusak tema utama, tema penting tentang tanah itu tadi,” tambahnya.
“Namun Yos defensif dan selalu bertahan bahwa lukisan itu relate dengan tema yang diusung. Dan kami agak tegang, meskipun saya mencoba untuk mengendurkan,” jelasnya.
Suwarno sendiri menjaskan bahwa keputusannya untuk mengundurkan diri bukan karena takut, namun karena sudah tidak tidak ada lagi titik temu antara dirinya dengan Yos.
Sedangkan Meyek menjelaskan bahwa korator dan seniman merupakan sebuah tim dalam penyelenggaraan pameran dan tugas kurator untuk menjaga agar tema yang diusung berkesuaian dengan karya yang di tampilkan.
Dengan ngotonya Yos menampilkan 2 lukisan tersebut sama saja tidak lagi menghargai keberadaan kuratornya.
Meskipun apa yang dilakukan oleh Yos membuat nama dan karyanya melambung, namun ini bukanlah hal yang bijak dalam berkesenian.
“Berkesenian adalah menjalani proses sehingga karya dan nama seniman menjadi besar berdasarkan karya-karya yang dihasilkannya,” papar Meyek.
Meyek juga menyayangkan jika apa yang dilakukan oleh Yos nantinya akan ditiru oleh seniman muda Tanah Air dan menjadi jalan pintas yang hanya mengedepankan materi.
Sedangkan nilai dari sebuah karya seni tidaklah sekedar dinilai dari material, namun dari proses dan perjalanan yang dilewati oleh seniman tersebut.
Salah satunya adalah Joko Pekik, seniman asal Yogyakarta yang akhirnya dapat kembali pameran pada 1998 dengan lukisan Berburu Celeng.
Setelah puluhan tahun dilarang mengelar pameran oleh pemerintahan yang membuatnya harus melakukan usaha lain untuk menghidupi keluarganya, akhirnya karya yang dibuat sebelum kejatuhan pemerintahan Soeharto tersebut berhasil terjual dengan harga Rp1 miliar.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler