BANDA ACEH – Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mendorong PDIP untuk mencari sekjen baru menggantikan Hasto Kristiyanto yang sudah jadi tersangka KPK di kasus suap Harun Masiku.“Justru dalam waktu dekat harusnya sudah ditunjuk Plt sekjen, kalau memang sekjennya tidak digantikan,” kata Agung kepada Inilah.com, Jakarta, dikutip Sabtu (4/1/2025).
Ia menambahkan, kasus ini sebetulnya menyangkut persoalan pribadi. Jangan sampai, residu negatif kasus Hasto tersangkut ke urusan PDIP.
“Jangan sampai residu-residu negatifnya malah membuat PDIP mendapat citra negatif ya, persepsi minor dari publik. Nah saya kira ini perlu dipisahkan dan kasus soal Sekjen kena masalah itu bukan yang pertama,” tuturnya.
Jika terus dipertahankan, dia menambahkan, PDIP akan menanggung kerugian lebih besar. Sebab sentimen negatif akan terus menyelubungi partai banteng moncong putih ujungnya, publik makin kehilangan respect.
“PDIP itu kan bukan sama dengan Mas Hasto, kan PDIP lebih besar dari orang Hasto dan harusnya bisa kemudian segera menunjuk Plt Sekjen. Dan biar Mas Hasto fokus ke masalah hukum,”
Agung mengingatkan, jangan sampai persoalan Politik terlalu berlebihan diekspos ketimbang masalah hukum yang jauh lebih penting. KPK juga diminta untuk segera bergerak cepat memeriksa Hasto, agar keriuhan tak terus bergulir.
“Obstruction of justice yang dimaksud KPK itu tuh harus ditindaklanjuti ke Mas Hasto. Supaya apa? Supaya salah sangka publik, salah sangka siapapun menjadi terang. Karena hukum ini kan bicara hitam putih, salah atau benar,” jelas Agung.
Akar Rumput Teriak
Status tersangka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kasus suap Harun Masiku dan segala manuvernya dianggap telah mencoreng nama baik partai. Pengurus di daerah pun mendesak Ketum Megawati Soekarnoputri bertindak tegas, pecat Hasto.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Kabupaten Pemalang Sudarsono menilai PDIP tak akan berubah meski Hasto Kristiyanto tidak lagi menjadi sekjen.
“Saya punya penyampaian, PDIP itu partai besar, hebat. Artinya PDIP tidak akan berhenti pada seakan-akan Hasto punya masalah hukum, lalu PDIP berhenti bernapas, tidak,” ucapnya kepada wartawan, dikutip Kamis (2/1/2025)
Segala tindak tanduk Hasto beberapa waktu belakangan ini, dia nilai sudah cukup menjadi bahan evaluasi partai untuk mencari sosok sekjen baru.
“Ayo monggo bapak ibu, ibu ketum dengan segala jajarannya, dari kasus Hasto jadi catatan untuk evaluasi. Mas Hasto kan sudah merusak partai,” ujarnya.
































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…