BANDA ACEH – Akhir dari perjalanan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia akhirnya terungkap! Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (6/1/2025), Ketua PSSI, Erick Thohir, secara resmi mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong dari jabatan pelatih.
Keputusan ini diambil demi kebaikan tim nasional, dan Erick Thohir menegaskan, “Apa yang kita lakukan hari ini tidak lain untuk kebaikan tim nasional.”
Shin Tae-yong pertama kali dipercaya memimpin Timnas Indonesia pada awal tahun 2020, berkat dukungan dari Mochamad Iriawan, ketua PSSI saat itu. Kontraknya awalnya dijadwalkan berakhir pada tahun 2023, namun pada bulan Juni 2024, ia mendapatkan perpanjangan kontrak sebagai tanda kepercayaan PSSI terhadap kemampuannya.
Erick Thohir juga menyampaikan kepuasannya terhadap pencapaian Shin Tae-yong yang berhasil memenuhi berbagai target yang ditetapkan, sehingga ia diberikan kontrak baru hingga Juni 2027. Namun, dengan keputusan pemecatan ini, masa depan Timnas Indonesia kini kembali menjadi sorotan. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh PSSI. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Kita tunggu saja!
Piala AFF 2024 menandai akhir perjalanan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, di mana meski dibanjiri talenta muda berbakat, Skuad Garuda harus menelan kekecewaan setelah gagal melaju dari fase grup. Selama empat tahun memimpin, Shin belum mampu mempersembahkan trofi juara, dengan dua final yang berujung tanpa piala, yaitu di Piala AFF 2020 dan Piala AFF U-23 2023. Namun, perjalanan Shin tak sepenuhnya kosong; ia sukses membawa Indonesia lolos ke dua edisi Piala Asia 2023 dan 2027, serta mencapai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak hanya itu, sentuhan magisnya juga berhasil mengasah bakat-bakat muda seperti Rizky Ridho dan Pratama Arhan, yang kini menjadi pilar utama tim sejak Piala AFF 2020.
Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia telah menapaki perjalanan yang penuh tantangan dalam 57 laga kompetitif, meraih 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan, dengan total 106 gol yang dicetak dan 75 gol yang kebobolan.
Perjalanan ini bukan hanya sekadar angka, tetapi mencerminkan semangat juang yang membara dan keberanian yang tak tergoyahkan, yang membawa Skuad Garuda melesat di tangga ranking FIFA dari posisi 173 pada awal 2020 ke peringkat 127 pada Desember 2024. Transformasi ini menegaskan bahwa di era Shin Tae-yong, harapan dan prestasi Timnas Indonesia semakin bersinar terang!.[]































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler