“Tanggul bambu dengan ketinggian enam meter itu memang sengaja dipasang para nelayan untuk menahan abrasi.
Yang mana hingga saat ini persoalan abrasi tidak menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tanggul ini memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi para nelayan, salah satunya akan mendorong keberadaan kerang hijau yang tumbuh di area tersebut.
“Itu bisa jadi tambahan pencarian nelayan, pokoknya meningkatkan ekonomi, bukan bermaksud apa-apa dan tidak ada hubungan dengan PIK 2,” pungkas Tarsin. ***






























































































