Namun terkait latar belakang pendidikannya, banyak warganet yang menuduh Wirda melakukan pembohongan publik.
Wirda dikenal sebagai penulis dan influencer. Sejak tahun 2016 sampai 2020, Wirda telah menulis total lima buku.
Buku Wirda diterbitkan setiap satu tahun sekali di antaranya Reach Your Dreams (2016), Be Calm, Be Strong, Be Grateful (2017), Be The New You (2018), Remember Me & I Will Remember You (2019), dan Unlimited You (2020).
Wirda pernah terlibat dalam film Cahaya Cinta Pesantren (2016) dan The Santri (2019). Gadis itu juga merilis single “Cahaya Cintaku” dan “Hanyalah Engkau.”
Wirda Mansur sempat beberapa kali menjadi sorotan.
Ia bahkan seringkali trending di media sosial. Paling diingat yakni saat Wirda menyebut uang Rp1 triliun bukanlah perkara besar.
Wajar jika ia mengucapkan hal tersebut.
Wirda Mansur meski masih muda, ia mengaku telah menjalani berbagai bisnis.
Hal ini yang membuat dia terbilang sukses.
Dikutip dari Tribun Sumsel, inilah beberapa sumber penghasilan Wirda Mansur.
1. Paytren
Wirda Mansur diketahui memiliki hak aset di perusahaan Paytren yang dibangun bersama ayahnya, Yusuf Mansur.
Ia telah mempelajari hal tentang aset sejak berusia 8 tahun.
Namun pada Mei 2024, izin usaha Paytren dicabut oleh OJK.
Ada beberapa pelanggaran yang dilakukan perusahaan yang didirikan Yusuf Mansur tersebut.
Akhirnya Paytren resmi ditutup.
2. Bisnis NFT dan Koin Crypto
Wirda Mansur sempat membuat NFT-nya sendiri dan meluncurkan koin Crypto pada Februari 2022.
Ia juga pernah mengumumkan akan meluncurkan cabang bisnis terbarunya yang bergerak di bidang digital ekosistem bernama i.Coin.
Namun, tak sedikit juga yang mengkritik langkah Wirda meluncurkan kripto, karena punya risiko Rug Pull cukup tinggi.
3. Bisnis Milenial Anti Bokek
Wirda Mansur juga pernah membentuk komunitas dengan nama Millenial Anti Bokek (MAB).
Inilah alasan mengapa ia memberi edukasi kepada banyak masyarakat mengenai cara berwirausaha yang baik dan menjanjikan keuntungan besar kepada setiap anggota.
Wirda juga mengungkap setiap anggota yang ingin ikut komunitas ini wajib membayar uang muka yang dianggap sebagai “investasi”.
Komunitas Millenial Anti Bokek juga memberikan rincian produk yang bisa dijual member.
Kemudian, setiap member yang berhasil menjual barang tersebut berhak mendapatkan komisi.
Diduga kuat MAB ini merupakan komunitas yang viral disebut menelantarkan 90 ribu anggotanya.
4. Membentuk PT Wirdamae Grup Indonesia
Perusahaan PT Wirdamae didirikan oleh Wirda Mansur pada tahun 2019 untuk menaungi sejumlah bisnis yang ia kelola.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…