BANDA ACEH – Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Artanto mengatakan, empat anggota Ditressiber Polda Jateng yang menemui personel band punk asal Purbalingga, Sukatani, telah menjalani pemeriksaan internal. Pemeriksaan itu dilakukan setelah publik menuding bahwa kepolisian menekan dan mengintimidasi dua personel Sukatani.Artanto mengungkapkan, pemeriksaan internal terhadap empat anggota Ditressiber Polda Jateng dilakukan pada Kamis dan Jumat kemarin. “Hasil pemeriksaan clear, mereka profesional dalam melaksanakan tugas dan sesuai tupoksinya,” ujar Artanto kepada Republika, Sabtu (22/2/2025).
Berdasarkan keterangan yang dipublikasikan di akun X resmi Divpropam Polri, terdapat empat personel Subdit I Ditressiber Polda Jateng yang menjalani pemeriksaan internal.
Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap empat anggota Ditressiber Polda Jateng dilaksanakan oleh Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng. Namun ketika ditanya apakah pemeriksaan internal tersebut berkaitan dengan dugaan intimidasi yang dilakukan keduanya terhadap personel band Sukatani? Artanto mengelak menjawab.
“Prinsip dari hasil pemeriksaan, mereka profesional dalam melaksanakan tugasnya,” katanya.
Menurut Artanto, hasil pemeriksaan internal terhadap empat anggota Ditressiber Polda Jateng terkait sudah dilaporkan ke Mabes Polri. “Sudah clear semua, sudah sesuai dengan tugas pokoknya,” ujar Artanto.
Sebelumnya Divpropam Polri menyampaikan bahwa terdapat empat anggota Ditressiber Polda Jateng yang menjalani pemeriksaan internal terkait polemik Sukatani.
“Kami sampaikan sejumlah empat personel Subdit I Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa oleh Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng dan di-backup oleh Biropaminal Divpropam Polri. Selain itu perlu ditegaskan bahwa kami menjamin perlindungan dan keamanan dua personel band Sukatani,” kata Divpropam Polri lewat akun X resminya, Jumat (21/2/2025).
Grup band Sukatani tengah menjadi sorotan publik setelah dua personelnya, yakni Ovi alias Twister Angel (vokal) dan AI alias Alectroguy (gitar), merilis video permohonan maaf kepada Polri terkait lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar”. Dalam video yang telah viral di media sosial, keduanya pun mengumumkan menarik lagu tersebut dari platform digital.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengakui, anggotanya sempat melakukan pertemuan dengan Ovi (bernama asli Novi Citra Indriyati) dan Al (Muhammad Syifa Al Lutfi). “Jadi kemarin dari penyidik siber Polda Jawa Tengah sempat berjumpa dengan mereka dan berbincang-bincang dan mengklarifikasi. Klarifikasi itu hanya sekadar kita ingin mengetahui tentang maksud dan tujuan dari pembuatan lagu (Bayar Bayar Bayar) tersebut,” ucapnya ketika diwawancara di Mapolda Jateng, Jumat (21/2/2025).































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…