“Jika kami terlibat konflik dengan AS, kami memiliki target yang cukup di kawasan yang bisa kami serang dengan misil-misil berbiaya rendah. Alih-alih 150 drone, kami bisa menggunakan 500 atau bahkan 1.000 drone, apa yang mungkin bisa mereka lakukan?” kata Hajizadeh.
Sumber: Media

















































































































